12
May
LIPUTANPUBLIK.ONLINE – Kontroversi mahalnya uang kuliah tunggal (UKT) hingga berujung adanya laporan kepolisian oleh Rektor Universitas Riau (Unri) terhadap mahasiswanya karena memprotes mahalnya biaya kuliah tersebut mendapat perhatian serius dari Komisi X DPR RI. Anggota Komisi X DPR RI Andreas Hugo Pareira masalnya yang menegaskan tindakan Rektor Unri angkat bicara mengenai sikap Rektor Unri tersebut mencerminkan kampus yang tidak hanya komersialisasi tapi juga sudah kriminalisasi. “Rekor Unri baperan. Justru kita harus memperoleh koreksi seperti ini. Karena dunia kampus memberikan kesempatan untuk mengekspreksikan pendapat atau bahkan pandangan yang berbeda sekalipun,” ujar Andreas dalam pernyataannya sebagaimana dikutip dari laman DPR RI, Minggu…
