25
Jun
LIPUTANPUBLIK.ONLINE – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) melalui SMESCO Indonesia bersama Du Anyam menyusun peta jalan ekonomi Lontar berkelanjutan bagi pelaku UMKM khususnya di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sinergi ini dilakukan dalam rangka memetakan tata kelola lontar sebagai komoditas dan sumber ekonomi rakyat yang strategis di Provinsi NTT. Penyusunan peta jalan dilakukan dengan mengadopsi masukan dan mempertemukan stakeholder dari berbagai bidang. Direktur Utama Smesco Indonesia, Wientor Rah Mada, dalam keterangan resminya di Jakarta (24/6) mengatakan, lontar merupakan simbol kekuatan ekonomi terbarukan yang berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur. Terdapat lebih dari 15 produk turunan lontar yang bernilai ekonomi, dimana 27 persen…
