12
Aug
LIPUTANPUBLIK.ONLINE – Tidak bisa dipungkiri pernyataan mundur Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dari jabatannya sangat mengagetkan alam semesta politik Indonesia. Sebab, keputusannya diambil secara tiba-tiba tanpa diketahui alasan utamanya. Menurut pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Ray Rangkuti, bukan saja karena Airlangga merupakan ketum salah satu parpol besar di Indonesia, melainkan karena tidak ada alasan terdengar logis, jelas dan konstitusional untuk mundur. “Pengunduran diri AH itu terdengar aneh, tiba-tiba dan tentu saja mengejutkan,” kata Ray melalui gawai, Jakarta, Senin (12/8/2024). Umumnya ketum mundur atau dimundurkan karena tiga hal. Pertama, Melakukan tindakan yang melanggar hukum. Kedua, dinyatakan…
