07
Aug
LIPUTANPUBLIK.ONLINE – Jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada 27 November nanti Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Totok Hariyono menekankan jajaran pengawas di seluruh daerah harus berkaca dari Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pemilu presiden dan legislatif 2024 lal yaitu dengan memperkuat fakta, data dan kata. Dia menyampaikan, fakta adalah hasil nyata di lapangan dari laporan pengawasan Bawaslu. Selanjutnya, data sebagai bukti mulai laporan hasil pengawasan, saran perbaikan, atau rekomendasi. “Dan memperkuat kata, sebagai diksi dalam bentuk keterangan tertulis. Sehingga dapat dikatakan kata-kata hanyalah dugaan tanpa diperkuat oleh data dan fakta,” tegasnya di hadapan peserta Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan…
