09
Jul
LIPUTANPUBLIK.ONLINE – Komunikasi politik Presiden Joko Widodo (Jokowi) kerap membingungkan masyarakat. Sebab, sesuatu yang diucapkannya terkadang berbanding terbalik dengan kenyataanya. Salah satu contohnya, langkah anggota keluarganya ikut kontestasi politik. Menurut analis politik Universitas Nasional (Unas) Selamat Ginting, pahami komunikasi politik Jokowi, dengan logika terbalik. Artinya, pernyataan yang diucapkan berbeda dengan tindakannya. “Jika dia (Jokowi) bilang tidak, itu artinya iya. Nah, begitu juga dalam kasus anak-anaknya. Baik Gibran dan sekarang Kaesang,” kata Ginting melalui gawai, Jakarta, Selasa (9/7/2024). Dulu Jokowi sempat tidak setujui Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menjadi calon wakil presiden. Namun, seiring berjalannya waktu mulai berubah dan Gibran…
