01
Jul
LIPUTANPUBLIK.ONLINE – Neonatologi, Prof Dr dr Rinawati Rohsiswatmo, SpA(K) mengingatkan bahwa pentingnya bagi Pemerintah berupaya meningkatkan awareness, pencegahan, diagnosis, dan treatment (supportive) akan kasus Respiratory Syncytial Virus (RSV) di Indonesia. Untuk diketahui, dalam salah satu studi multicentre tahun 2022 terkait epidemiologi community-acquired pneumonia (CAP) di Indonesia, RSV menjadi satu dari lima pathogen utama yang ditemukan. Temuan ini menyebutkan bahwa kasus RSV di Indonesia mencapai sebanyak 27,1% dan menempati urutan ke-2 penyebab CAP pada anak usia di bawah 5 tahun. Bahkan pada kasus mix infection maupun single infection akibat virus, RSV merupakan pathogen yang sering ditemui di studi ini. Berdasarkan salah…
