Minim Nyeri, ERAS Jadi Pilihan Teknik Pemulihan Pascaoperasi


LIPUTANPUBLIK.ONLINE – Pemulihan pada kasus cedera akibat jatuh biasanya memakan waktu yang berbeda-beda. Hal itu tergantung dari banyak faktor, termasuk kondisi kesehatan secara keseluruhan, dari pasien hingga jenis operasi.

Pusat Ortopedi Rumah Sakit Mandaya Karawang memiliki metode operasi dan teknologi terbaru. Adalah artroskopi atau operasi lubang kunci karena luka sayatnya hanya kurang dari 1 sentimeter (cm).

Sehingga luka operasi cepat sembuh, dan membuat pasien dapat berkativitas normal secepat mungkin, bahkan bisa kurang dari 7 hari untuk kembali bekerja.

Operasi artroskopi ortopedi itu dapat membantu masalah pada bagian tangan, bahu, lutut, panggul hingga tulang belakang baik akibat kecelakaan kerja maupun cedera akibat olahraga seperti kerobekan ACL, PCL dan Meniscus.

Director of Marketing and Public Relations at. Mandaya Hospital Group Erwin Suyanto mengatakan, permasalahan pada ortopedi selalu ditandai dengan nyeri sangat hebat. Maka itu pihaknya menghadirkan metode Enhanced Recovery After Surgery (ERAS).

Hal itu merupakan metode pemulihan yang dikembangkan, untuk meminimalisir rasa nyeri dan juga mempercepat penyembuhan paska operasi pada pasien.

“ERAS terbaru guna mengurangi rasa nyeri pasca-operasi,” kata Erwin dalam keterangannya, Sabtu (11/10/2024).

Bahkan pihaknya memiliki teknologi pengobatan nyeri yang dikendalikan oleh pasien. “Jadi setiap merasakan nyeri pasien tinggal menekan tombol dan obat pereda nyeri otomatis masuk ke darah, bernama pompa PCA (Patient Controlled Analgesia),” ujar Erwin.

Kombinasi operasi tanpa rasa nyeri dengan robot-assisted fisioterapi melahirkan metode terbaru yaitu, ERAS artinya pasien-pasien RS Mandaya Karawang dapat nyaman kembali beraktivitas normal secepatnya tanpa perlu merasakan nyeri ataupun rasa sakit. (dan)



Source link

By redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *