Festival Kuliner Tjap Legende Kembali Sapa Masyarakat, Hadir di 9 Kota Indonesia


LIPUTANPUBLIK.ONLINE – Festival Kuliner Tjap Legende kembali menyapa masyarakat pencinta kuliner otentik dan legenda Nusantara. Tak tanggung-tanggung, pada tahun 2024 ini menggelar roadshow di 9 kota Indonesia.

Dalam pemaparannnya, CEO PT Samsaka Lestari Rasa, Febrianto Rachmat, selaku penyelenggara, Festival Kuliner Tjap Legende dilaksanakan lebih luas jangkauan masyarakat di 9 kota karena melihat animo masyarakat di tahun-tahun sebelumnya.

“Animo masyarakar sangat terlihat tidak hanya dari jumlah kehadiran namun juga transaksi. Setiap harinya mencapai 166 ribu transaksi. Maka untuk tahun ini kita akan menyapa masyarakat lebih banyak lagi, yakni roadshow di 9 kota di Indonesia dengan jumlah tenantnya juga terus bertambah,” kata Febrianto mengawali pernyataannya saat jumpa pers di FX Senayan, Jakarta, Rabu (15/5/2204).

Ia pun menjelaskan hadirnya Festival Kuliner Tjap Legende untuk merefleksikan nilai budaya Indonesia yang kaya di tengah gempuran kehadiran kuliner asing.

“Acara ini menjadi wadah bagi kuliner legendaris dan authentic dari seluruh Nusantara. Bahkan banyak tenant yang hadir di festival ini pun usianya sudah puluhan tahun berdiri di berbagai daerah karena hidangannya yang khas,” ucapnya.

Outlet kuliner yang akan meramaikan Festival Thp Legende ini diantaranya, Toko Oen (Berdiri sejak tahun 1936), Gudeg Yu Djum (1950), Sate Buntel H Bejo (1971), Bebek Sinjai (2003), Nasi Krawu Buk Tiban (1979), Ketan Susu Kemayoran (1958), Soto Hari (1943), Batagor Cuplis (1960), Mangut Manyung Bu Fat (1969), Kopi Es Tak Kie (1927), Nasi Liwet Wongso Lemu (1950), Es Puter Congklik KH Ahmad Dahlan Semarang (1982), dll.

“Atas dasar ini, maka jika masyarakat rindu dengan makanan kampung halamannya ataupun kuliner daerah, maka cukup hadir di festival kuliner Tjap Legende. Harganya pun bersahabat di kisaran Rp 25 ribuan per menu dengan kemasan yang ramah lingkungan di setiap outletnya,” tutur Febri.

Adapun kota dan tanggal pelaksanaannya sebagai berikut :

1. Bandung di D’Botanica Mall (22 Mei – 2 Juni 2024).
2. Semarang di BSD Uptown Mall (5-16 Juni 2204).
3. Solo di The Park Solo (19 – 30 Juni 2024).
4. Jogja di Sleman City Hall (3-14 Juli 2024).
5 Balikpapan di Pentacity Mall (24 Juli – r Agustus 2024).
6. Surabaya di Grand City Surabaya (21 Agustus – 1 September 2024).
7. Jakarta di Parkir Timur Senayan GBK (25 September – 6 Oktober 2024).
8. Bali di Discovery Mall (30 Oktober – 10 November 2024).
9. Mataram di Lombok Epicentrum Mall (14 November – 1 Desember 2024).

“Kalau kita tidak mulai melestarikan kuliner lokal, saya yakin 20 tahun ke depan kuliner Nusantara bisa punah,” ucap Febri memungkasi. (ibs)



Source link

By redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *