{"id":8583,"date":"2026-03-01T19:02:56","date_gmt":"2026-03-01T19:02:56","guid":{"rendered":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2026\/03\/01\/apa-itu-satoshi-memahami-satuan-terkecil-bitcoin\/"},"modified":"2026-03-01T19:02:56","modified_gmt":"2026-03-01T19:02:56","slug":"apa-itu-satoshi-memahami-satuan-terkecil-bitcoin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2026\/03\/01\/apa-itu-satoshi-memahami-satuan-terkecil-bitcoin\/","title":{"rendered":"Apa Itu Satoshi? Memahami Satuan Terkecil Bitcoin"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div itemprop=\"text\">\n<p>Harga Bitcoin hari ini sudah tembus miliaran rupiah per koin. Kamu lihat angka itu, lalu berpikir: \u201cWaduh, saya cuma punya Rp50 ribu. Berarti tidak mungkin dong beli Bitcoin?\u201d<\/p>\n<p>Kalau kamu pernah berpikir seperti itu, kamu tidak sendirian. Ini adalah kesalahpahaman yang paling umum di kalangan pemula soal Bitcoin. Dan kabar baiknya \u2014 ini sepenuhnya salah.<\/p>\n<p>Kenyataannya, kamu tidak perlu membeli 1 Bitcoin utuh. Kamu bisa membeli 0.0001 Bitcoin, 0.00001 Bitcoin, bahkan lebih kecil dari itu. Ini semua dimungkinkan karena Bitcoin bisa dipecah menjadi satuan yang sangat kecil yang disebut <strong>Satoshi<\/strong>.<\/p>\n<p>Di artikel ini, saya akan jelaskan apa itu Satoshi, bagaimana cara menghitung nilainya dalam Rupiah, kenapa ini penting untuk investor pemula di Indonesia, dan bagaimana cara membeli Bitcoin dalam jumlah kecil. Setelah membaca ini, kamu akan sadar bahwa mulai investasi Bitcoin bisa dimulai hanya dari Rp10.000\u201350.000 saja.<\/p>\n<pre class=\"wp-block-verse\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/androbuntu.com\/cara-beli-bitcoin-di-aplikasi-pintu\/\">Cara beli Bitcoin di Pintu untuk pemula, step by step<\/a><\/pre>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Satoshi\"\/>Apa Itu Satoshi?<span class=\"ez-toc-section-end\"\/><\/h2>\n<p>Satoshi adalah satuan terkecil dari Bitcoin. Satu Satoshi nilainya 0.00000001 BTC \u2014 atau kalau ditulis dalam angka, ada delapan angka nol setelah koma.<\/p>\n<p>Cara paling mudah untuk memahaminya: kalau Rupiah punya \u201csen\u201d, maka Bitcoin punya \u201cSatoshi\u201d. Bedanya, 1 Rupiah hanya terbagi menjadi 100 sen, sedangkan 1 Bitcoin terbagi menjadi 100 juta Satoshi.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Asal_nama_Satoshi\"\/>Asal nama Satoshi<span class=\"ez-toc-section-end\"\/><\/h3>\n<p>Nama ini diambil dari nama pencipta Bitcoin, yaitu <strong><a href=\"https:\/\/androbuntu.com\/satoshi-nakamoto\/\">Satoshi Nakamoto<\/a><\/strong> \u2014 sebuah nama samaran (<em>pseudonym<\/em>) yang hingga hari ini identitas aslinya masih menjadi misteri. Satoshi Nakamoto mempublikasikan <em>whitepaper<\/em> Bitcoin pada tahun 2008, lalu meluncurkan jaringannya pada 2009. Setelah itu, ia menghilang begitu saja.<\/p>\n<p>Memberi nama satuan terkecil Bitcoin dengan nama penciptanya adalah cara komunitas untuk menghormati kontribusinya yang luar biasa.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Breakdown_angkanya\"\/>Breakdown angkanya<span class=\"ez-toc-section-end\"\/><\/h3>\n<p>Ini yang perlu kamu ingat:<\/p>\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>1 BTC           = 100.000.000 Satoshi\n0.1 BTC         = 10.000.000 sat\n0.01 BTC        = 1.000.000 sat\n0.001 BTC       = 100.000 sat\n0.0001 BTC      = 10.000 sat\n0.00001 BTC     = 1.000 sat\n0.000001 BTC    = 100 sat\n0.0000001 BTC   = 10 sat\n0.00000001 BTC  = 1 sat\n<\/code><\/pre>\n<p>Satuan \u201csat\u201d adalah singkatan dari Satoshi yang umum digunakan di komunitas crypto.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kenapa_Bitcoin_perlu_satuan_sekecil_ini\"\/>Kenapa Bitcoin perlu satuan sekecil ini?<span class=\"ez-toc-section-end\"\/><\/h3>\n<p>Bitcoin dirancang sejak awal untuk bisa dipecah sangat kecil (<em>divisible<\/em>). Tujuannya sederhana: agar Bitcoin tetap bisa digunakan secara praktis bahkan ketika harganya sudah sangat tinggi.<\/p>\n<p>Bayangkan suatu hari 1 BTC bernilai Rp10 miliar. Tanpa Satoshi, siapa yang bisa membeli kopi dengan Bitcoin? Tapi dengan Satoshi, kamu bisa membayar seharga 1.000 sat dan itu tetap masuk akal.<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Berapa_Nilai_Satoshi_dalam_Rupiah\"\/>Berapa Nilai Satoshi dalam Rupiah?<span class=\"ez-toc-section-end\"\/><\/h2>\n<p>Nilai Satoshi dalam Rupiah tidak tetap \u2014 berubah setiap saat mengikuti harga Bitcoin. Tapi cara menghitungnya sangat mudah:<\/p>\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>Nilai 1 Satoshi (Rupiah) = Harga 1 BTC (Rupiah) \u00f7 100.000.000\n<\/code><\/pre>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_perhitungan\"\/>Contoh perhitungan<span class=\"ez-toc-section-end\"\/><\/h3>\n<p><strong>Skenario 1: Harga Bitcoin = Rp1.500.000.000 (Rp1,5 miliar)<\/strong><\/p>\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>1 sat   = Rp1.500.000.000 \u00f7 100.000.000 = Rp15\n1.000 sat   = Rp15.000\n10.000 sat  = Rp150.000\n100.000 sat = Rp1.500.000\n<\/code><\/pre>\n<p><strong>Skenario 2: Harga Bitcoin = Rp1.000.000.000 (Rp1 miliar)<\/strong><\/p>\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>1 sat   = Rp1.000.000.000 \u00f7 100.000.000 = Rp10\n1.000 sat   = Rp10.000\n10.000 sat  = Rp100.000\n100.000 sat = Rp1.000.000\n<\/code><\/pre>\n<p>Karena harga Bitcoin berubah setiap saat, nilai Satoshi dalam Rupiah pun ikut berubah. Untuk cek harga Bitcoin terkini, kamu bisa buka <a href=\"https:\/\/indodax.com\/ref\/yusyulianto\/1\">Indodax<\/a>, <a href=\"https:\/\/pintu.page.link\/BkpJrQG5MWf68huQ6\">Pintu<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.tokocrypto.com\/account\/signup?ref=PROFESOR\">Tokocrypto<\/a>, atau situs seperti CoinGecko dan CoinMarketCap. Setelah dapat harga terbaru, tinggal gunakan rumus di atas.<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kenapa_Memahami_Satoshi_Penting_untuk_Investor_Pemula\"\/>Kenapa Memahami Satoshi Penting untuk Investor Pemula?<span class=\"ez-toc-section-end\"\/><\/h2>\n<p>Ini bagian yang paling penting menurut saya. Memahami Satoshi secara langsung menghilangkan <em>barrier<\/em> psikologis yang selama ini menghalangi banyak orang Indonesia untuk mulai berinvestasi Bitcoin.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengubah_cara_berpikir_soal_harga_Bitcoin\"\/>Mengubah cara berpikir soal harga Bitcoin<span class=\"ez-toc-section-end\"\/><\/h3>\n<p>Masalahnya bukan di harga Bitcoin \u2014 masalahnya ada di cara kita melihat angka itu. Ketika kamu melihat \u201cRp1,5 miliar per koin\u201d, otak langsung menyimpulkan: \u201cIni bukan untuk saya\u201d, \u201cIni sudah terlalu mahal\u201d, \u201cSaya tidak punya cukup uang\u201d.<\/p>\n<p>Tapi begitu kamu memahami bahwa kamu bisa membeli 10.000 Satoshi seharga Rp150.000, persepsinya langsung berubah. Tidak ada lagi alasan \u201cmodal tidak cukup\u201d.<\/p>\n<p>Perbandingannya begini: saham <em>blue chip<\/em> di BEI bisa membutuhkan minimal 1 lot (100 lembar) dengan harga jutaan rupiah. Sementara Bitcoin bisa kamu mulai dengan Rp10.000\u201350.000 saja di platform seperti Pintu atau <a href=\"https:\/\/androbuntu.com\/cara-beli-bitcoin-di-indodax\/\">Indodax<\/a>.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Memudahkan_strategi_DCA\"\/>Memudahkan strategi DCA<span class=\"ez-toc-section-end\"\/><\/h3>\n<p><em>Dollar Cost Averaging<\/em> (DCA) adalah strategi membeli Bitcoin secara rutin dalam jumlah tetap, terlepas dari kondisi harga. Ini adalah salah satu strategi yang paling direkomendasikan untuk pemula karena tidak perlu <em>timing<\/em> pasar.<\/p>\n<p>Dengan Satoshi, strategi ini jadi lebih konkret dan terukur. Contohnya:<\/p>\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>Target: akumulasi 1.000.000 Satoshi dalam 1 tahun\nBudget: Rp500.000 per bulan\n\nBulan 1 (harga BTC Rp1 miliar): beli Rp500K \u2192 dapat 50.000 sat\nBulan 2 (harga BTC Rp1,2 miliar): beli Rp500K \u2192 dapat 41.667 sat\n...\nAkhir tahun: total sekitar 550.000\u2013650.000 sat (tergantung fluktuasi harga)\n<\/code><\/pre>\n<p>Lebih <em>achievable<\/em> dan terasa nyata, bukan? Daripada bilang \u201csaya mau invest Bitcoin\u201d, lebih konkret untuk bilang \u201csaya mau akumulasi 1 juta Satoshi tahun ini\u201d.<\/p>\n<p>Kalau kamu masih baru dan belum tahu harus mulai dari mana, saya pernah tulis perbandingan lengkap antara <a href=\"https:\/\/androbuntu.com\/indodax-vs-tokocrypto-vs-pintu\/\">Indodax vs Tokocrypto vs Pintu<\/a> yang bisa membantu kamu memilih platform yang paling cocok.<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Satuan_Bitcoin_Lainnya_Selain_Satoshi\"\/>Satuan Bitcoin Lainnya (Selain Satoshi)<span class=\"ez-toc-section-end\"\/><\/h2>\n<p>Selain Satoshi, ada beberapa satuan Bitcoin lain yang sesekali kamu temui. Tidak perlu dihafal semua, tapi tidak ada salahnya untuk tahu:<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table class=\"has-fixed-layout\">\n<thead>\n<tr>\n<th>Satuan<\/th>\n<th>Nilai dalam BTC<\/th>\n<th>Nilai dalam Satoshi<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td><strong>1 Bitcoin (BTC)<\/strong><\/td>\n<td>1 BTC<\/td>\n<td>100.000.000 sat<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>1 <em>milliBitcoin<\/em> (mBTC)<\/strong><\/td>\n<td>0,001 BTC<\/td>\n<td>100.000 sat<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>1 <em>microBitcoin<\/em> (\u03bcBTC)<\/strong><\/td>\n<td>0,000001 BTC<\/td>\n<td>100 sat<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>1 Satoshi (sat)<\/strong><\/td>\n<td>0,00000001 BTC<\/td>\n<td>1 sat<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<p>Dalam praktiknya, yang paling sering kamu gunakan hanya dua: <strong>BTC<\/strong> untuk menyebut jumlah besar, dan <strong>Satoshi<\/strong> atau <strong>sat<\/strong> untuk jumlah kecil. Satuan mBTC dan \u03bcBTC jarang muncul di aplikasi <em>exchange<\/em>, terutama <a href=\"https:\/\/androbuntu.com\/indodax-vs-tokocrypto-vs-pintu\/\"><em>exchange<\/em> Indonesia<\/a>.<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Beli_Bitcoin_dalam_Satoshi\"\/>Cara Beli Bitcoin dalam Satoshi<span class=\"ez-toc-section-end\"\/><\/h2>\n<p>Hampir semua <em>exchange<\/em> di Indonesia \u2014 Indodax, Pintu, dan Tokocrypto \u2014 menampilkan saldo Bitcoin dalam format BTC, bukan Satoshi. Tapi itu tidak masalah, karena kamu tetap bisa membeli dalam jumlah kecil yang setara dengan ribuan hingga puluhan ribu Satoshi.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Minimal_pembelian_di_exchange_Indonesia\"\/>Minimal pembelian di exchange Indonesia<span class=\"ez-toc-section-end\"\/><\/h3>\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Indodax<\/strong>: sekitar Rp10.000<\/li>\n<li><strong>Pintu<\/strong>: Rp11.000<\/li>\n<li><strong>Tokocrypto<\/strong>: sekitar Rp10.000<\/li>\n<\/ul>\n<p>Artinya, dengan uang yang biasa kamu pakai untuk beli kopi, kamu sudah bisa mulai berinvestasi Bitcoin.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_membeli_di_Pintu_sebagai_contoh\"\/>Cara membeli di Pintu (sebagai contoh)<span class=\"ez-toc-section-end\"\/><\/h3>\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Buka aplikasi Pintu, pilih menu <em>Market<\/em> atau <em>Trade<\/em><\/li>\n<li>Cari dan pilih <strong>Bitcoin (BTC)<\/strong><\/li>\n<li>Pilih tab \u201cRupiah\u201d, masukkan jumlah yang ingin dibeli (misal Rp50.000)<\/li>\n<li>Sistem akan otomatis menghitung berapa BTC yang kamu dapat<\/li>\n<li><em>Review<\/em> dan konfirmasi pembelian<\/li>\n<\/ol>\n<p>Misalnya harga Bitcoin saat itu Rp1 miliar, maka Rp50.000 akan menghasilkan 0.00005 BTC \u2014 atau setara 5.000 Satoshi. Tidak banyak, tapi itulah cara semua orang memulai.<\/p>\n<p>Kalau kamu menggunakan Indodax, prosesnya hampir sama. Kamu bisa baca panduan lengkapnya di artikel <a href=\"https:\/\/androbuntu.com\/cara-beli-bitcoin-di-indodax\/\">cara beli Bitcoin di Indodax<\/a>.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_lihat_saldo_dalam_Satoshi\"\/>Cara lihat saldo dalam Satoshi<span class=\"ez-toc-section-end\"\/><\/h3>\n<p>Aplikasi <em>exchange<\/em> biasanya menampilkan saldo dalam format BTC (misalnya 0.00005 BTC). Untuk mengubahnya ke Satoshi, tinggal kalikan dengan 100.000.000:<\/p>\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>0.00005 BTC \u00d7 100.000.000 = 5.000 sat\n<\/code><\/pre>\n<p>Beberapa <em>wallet<\/em> seperti <a href=\"https:\/\/androbuntu.com\/cara-membuat-dompet-bitcoin\/\">Electrum<\/a> dan Sparrow <em>Wallet<\/em> punya fitur untuk mengubah tampilan saldo dari BTC ke sat langsung dari <em>settings<\/em>-nya. Tapi untuk penggunaan sehari-hari di <em>exchange<\/em> Indonesia, kamu bisa konversi manual dengan cara di atas.<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Satoshi_dalam_Konteks_Lightning_Network\"\/>Satoshi dalam Konteks Lightning Network<span class=\"ez-toc-section-end\"\/><\/h2>\n<p>Satu hal lagi yang menarik untuk kamu ketahui: Satoshi adalah unit utama yang digunakan di <em>Lightning Network<\/em>.<\/p>\n<p><em><a href=\"https:\/\/androbuntu.com\/apa-itu-lightning-network\/\">Lightning Network<\/a><\/em> adalah lapisan kedua (<em>layer 2<\/em>) di atas Bitcoin yang memungkinkan transaksi jauh lebih cepat dan murah. Ini cocok untuk transaksi kecil-kecilan, seperti memberi <em>tip<\/em> ke kreator konten, membayar <em>podcast<\/em>, atau transaksi <em>in-game<\/em> di game berbasis Bitcoin.<\/p>\n<p>Di <em>Lightning Network<\/em>, transaksi bisa sekecil beberapa ratus Satoshi dengan biaya transaksi yang sangat rendah. Komunitas crypto global sudah mulai membiasakan diri \u201cberpikir dalam Satoshi\u201d (<em>think in Satoshi<\/em>), dan ini kemungkinan besar akan semakin mainstream seiring waktu.<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fun_Facts_tentang_Satoshi\"\/>Fun Facts tentang Satoshi<span class=\"ez-toc-section-end\"\/><\/h2>\n<p>Beberapa fakta menarik yang jarang dibahas:<\/p>\n<p><strong>Siapa pemilik Satoshi terbanyak?<\/strong> Satoshi Nakamoto \u2014 sang pencipta Bitcoin \u2014 diperkirakan memiliki sekitar 1 juta BTC atau 100 triliun Satoshi. Dompet-dompetnya tidak pernah disentuh sejak 2010, dan sampai hari ini tidak ada yang tahu apakah ia masih hidup atau sudah meninggal.<\/p>\n<p><strong>Berapa total Satoshi yang ada di dunia?<\/strong> Bitcoin memiliki batas suplai maksimum 21 juta BTC. Artinya, total Satoshi yang pernah ada adalah 21 juta \u00d7 100 juta = 2.100 triliun Satoshi. Jika dibagi rata ke semua penduduk dunia (sekitar 8 miliar orang), setiap orang hanya kebagian sekitar 262.500 sat.<\/p>\n<p><strong>Bitcoin yang hilang selamanya.<\/strong> Diperkirakan 3\u20134 juta BTC sudah hilang untuk selamanya karena <em>private key<\/em> yang terlupakan, <em>hard drive<\/em> yang rusak, atau pemiliknya yang meninggal tanpa meninggalkan akses. Itu artinya ratusan triliun Satoshi tidak akan pernah bisa beredar lagi \u2014 sebuah fenomena yang secara teori membuat Bitcoin yang tersisa semakin langka.<\/p>\n<p><strong>Minimum transaksi <em>on-chain<\/em>.<\/strong> Di protokol Bitcoin, transaksi minimum yang bisa diproses adalah 546 Satoshi. Transaksi di bawah angka ini disebut \u201c<em>dust<\/em>\u201d dan biasanya ditolak oleh jaringan untuk mencegah <em>spam<\/em>.<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tips_untuk_Pemula_Mulai_Berpikir_dalam_Satoshi\"\/>Tips untuk Pemula: Mulai Berpikir dalam Satoshi<span class=\"ez-toc-section-end\"\/><\/h2>\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1280\" height=\"720\" src=\"https:\/\/img.androbuntu.com\/2026\/02\/Apa-itu-Satoshi.jpg\" alt=\"Apa itu Satoshi\" class=\"wp-image-55628\"\/><\/figure>\n<p>Ada satu perubahan kecil yang bisa membuat perjalanan investasi Bitcoin kamu terasa lebih menyenangkan dan terukur \u2014 yaitu mulai berpikir dalam Satoshi, bukan dalam BTC.<\/p>\n<p>Secara psikologis, \u201csaya punya 50.000 Satoshi\u201d terasa lebih konkret dan <em>rewarding<\/em> daripada \u201csaya punya 0.0005 BTC\u201d. Keduanya sama, tapi yang pertama terasa seperti sebuah pencapaian yang bisa diukur.<\/p>\n<p>Coba set target seperti ini:<\/p>\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Milestone pertama<\/strong>: 10.000 sat (beli sekitar Rp100.000\u2013150.000)<\/li>\n<li><strong>Milestone kedua<\/strong>: 100.000 sat (akumulasi dari beberapa bulan DCA)<\/li>\n<li><strong>Milestone ketiga<\/strong>: 1.000.000 sat = 0.01 BTC (target jangka menengah)<\/li>\n<li><strong>Milestone impian<\/strong>: 10.000.000 sat = 0.1 BTC<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dengan cara ini, perjalanan investasi kamu punya <em>milestone<\/em> yang jelas dan terasa lebih nyata.<\/p>\n<p>Satu hal lagi \u2014 jangan lupa untuk selalu menjaga keamanan akun <em>exchange<\/em> kamu. Mengaktifkan autentikasi dua faktor seperti yang dibahas di artikel <a href=\"https:\/\/androbuntu.com\/cara-mengaktifkan-google-authenticator-di-indodax\/\">cara mengaktifkan Google Authenticator di Indodax<\/a> adalah langkah minimal yang harus dilakukan setiap investor crypto.<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"FAQ\"\/>FAQ<span class=\"ez-toc-section-end\"\/><\/h2>\n<p><strong>Q: Apakah Satoshi bisa dipecah lagi jadi satuan yang lebih kecil?<\/strong> Di protokol Bitcoin saat ini, tidak bisa. Satoshi adalah satuan yang paling kecil. Tapi di <em>Lightning Network<\/em> ada konsep <em>millisatoshi<\/em> (1\/1000 sat) yang digunakan untuk perhitungan biaya <em>routing<\/em> \u2014 meskipun ini tidak bisa diselesaikan langsung di <em>blockchain<\/em> Bitcoin.<\/p>\n<p><strong>Q: Berapa minimal Satoshi yang bisa saya beli?<\/strong> Tergantung platform dan harga Bitcoin saat itu. Di Pintu misalnya, minimal transaksi Rp11.000. Kalau harga Bitcoin Rp1 miliar, maka Rp11.000 setara dengan 1.100 Satoshi.<\/p>\n<p><strong>Q: Apakah semua <em>exchange<\/em> mendukung pembelian dalam Satoshi?<\/strong> Secara teknis ya, tapi tampilannya tetap dalam BTC. Kamu tetap bisa membeli <em>fractional<\/em> Bitcoin (yang secara matematis sama dengan membeli Satoshi), hanya saja angkanya ditampilkan dalam format BTC.<\/p>\n<p><strong>Q: Nilai Satoshi akan ikut naik kalau harga Bitcoin naik?<\/strong> Ya, tentu saja. Karena Satoshi adalah bagian dari Bitcoin, nilainya dalam Rupiah akan naik dan turun proporsional mengikuti harga Bitcoin.<\/p>\n<p><strong>Q: Apakah ada <em>cryptocurrency<\/em> lain yang juga pakai Satoshi?<\/strong> Tidak. Satoshi adalah unit khusus untuk Bitcoin. Setiap <em>cryptocurrency<\/em> punya unit terkecilnya sendiri. Ethereum punya <em>wei<\/em>, Cardano punya <em>lovelace<\/em>, dan sebagainya.<\/p>\n<p><strong>Q: Lebih baik mencatat investasi dalam BTC atau Satoshi?<\/strong> Ini hanya soal preferensi. 0.01 BTC sama persis dengan 1.000.000 sat. Banyak orang yang baru mulai merasa lebih termotivasi ketika mencatat dalam Satoshi karena angkanya lebih besar dan terasa lebih \u201cbanyak\u201d.<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"\/>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"\/><\/h2>\n<p>Satoshi bukan sekadar istilah teknis yang hanya perlu diketahui oleh developer atau <em>trader<\/em> berpengalaman. Bagi pemula sekalipun, memahami Satoshi bisa secara langsung mengubah perspektif tentang investasi Bitcoin.<\/p>\n<p>Intinya sederhana: kamu tidak perlu menunggu sampai punya Rp1 miliar untuk mulai. Dengan Rp10.000\u201350.000, kamu sudah bisa memiliki ribuan Satoshi. Dan seiring waktu, Satoshi demi Satoshi itu bisa terakumulasi menjadi sesuatu yang signifikan.<\/p>\n<p>Yang paling sering saya dengar dari orang-orang yang akhirnya memulai adalah: \u201cKenapa tidak dari dulu?\u201d. Jangan jadi orang berikutnya yang berkata hal yang sama.<\/p>\n<p>Kalau kamu belum punya akun di <em>exchange<\/em> crypto, langkah pertamanya mudah. Pilih platform yang cocok \u2014 bisa Indodax, Pintu, atau Tokocrypto. Baca dulu <a href=\"https:\/\/androbuntu.com\/indodax-vs-tokocrypto-vs-pintu\/\">perbandingan ketiganya<\/a> kalau masih bingung mau mulai dari mana. Lalu set target pertamamu: akumulasi 10.000 Satoshi.<\/p>\n<p><!-- CONTENT END 3 -->\n\t\t<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/androbuntu.com\/apa-itu-satoshi\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Harga Bitcoin hari ini sudah tembus miliaran rupiah per koin. Kamu lihat angka itu, lalu berpikir: \u201cWaduh, saya cuma punya Rp50 ribu. Berarti tidak mungkin dong beli Bitcoin?\u201d Kalau kamu pernah berpikir seperti itu, kamu tidak sendirian. Ini adalah kesalahpahaman yang paling umum di kalangan pemula soal Bitcoin. Dan kabar baiknya \u2014 ini sepenuhnya salah. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":8584,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-8583","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-technology"],"relative_dates":{"created":"8 months ago","modified":"8 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8583","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8583"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8583\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8584"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8583"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8583"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8583"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}