{"id":5654,"date":"2024-07-13T06:19:47","date_gmt":"2024-07-13T06:19:47","guid":{"rendered":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/07\/13\/wacana-kaesang-jusuf-hamka-di-pilkada-jakarta-kim-dianggap-masih-gamang\/"},"modified":"2024-07-13T06:19:47","modified_gmt":"2024-07-13T06:19:47","slug":"wacana-kaesang-jusuf-hamka-di-pilkada-jakarta-kim-dianggap-masih-gamang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/07\/13\/wacana-kaesang-jusuf-hamka-di-pilkada-jakarta-kim-dianggap-masih-gamang\/","title":{"rendered":"Wacana Kaesang- Jusuf Hamka di Pilkada Jakarta, KIM Dianggap Masih Gamang"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong>LIPUTANPUBLIK.ONLINE<\/strong> \u2013 Pengamat politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN) Jakarta, Ahmad Bakir Ihsan\u00a0masih meragukan, ide Partai Golongan Karya (Golkar) memunculkan nama Jusuf Hamka mendampingi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep jika hendak maju Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024.\u00a0Keduanya belum bisa menandingi elektabilitas Anies Baswedan.<\/p>\n<p>Jusuf Hamka dan Kaesang memiliki kesamaan latar belakang sebagai pengusaha. Tentu modal untuk biaya kampanye bisa terpenuhi, namun sosok mereka dinilai belum menjual untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024.<\/p>\n<p>\u201cJusuf Hamka background (latar belakang) pengusaha, untuk dana politik mungkin kuat, tapi belum berbanding lurus dengan elektabilitasnya. Kaesang untuk Jakarta juga belum sekuat Anies,\u201d kata Bakir melalui gawai, Jakarta, Sabtu (13\/7\/2024).<\/p>\n<p>Menurutnya, dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang terdiri dari sejumlah partai politik (parpol) pendukung Presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto masih gamang menentukan sosok dalam kontestasi Pilkada 2024.<\/p>\n<p>Padahal ada kader Golkar yang lebih berpotensi didorong maju berebut kursi \u201cJakarta 1\u201d. Terlebih sempat mendapat rekomendasi sebagai bakal calon gubernur (Bacagub) Jakarta 2024.<\/p>\n<p>\u201cYa (KIM gamang), padahal kalau Golkar mau konsisten dan mau memulai penguatan kaderisasinya, munculkan saja ketua DPD Golkar DKI Jakarta yang waktu itu sudah dapat rekomendasi sebagai cagub DKI,\u201d ujar Bakir.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, dinamika koalisi partai-partai politik masih bisa terjadi perubahan. Dalam mengurus suatu daerah membutuhkan kerja sama fraksi di tingkat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).<\/p>\n<p>\u201cKIM itu untuk Pilpres, dalam Pilkada bisa cair. Tidak ada koalisi dan oposisi permanen, semua sesuai kepentingan,\u201d imbuh Bakir.<\/p>\n<p>Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyiapkan kadernya Jusuf Hamka sebagai calon wakil Kaesang Pangarep, jika berminat maju di Pilgub Jakarta 2024.<\/p>\n<p>\u201cSeandainya beliau memilih Jakarta saya siapkan kader Partai Golkar yang sudah memalang melintang di infrastruktur, yaitu Babah Alun (Jusuf Hamka, red),\u201d ucap Airlangga, di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat, Kamis (11\/7\/2024).<\/p>\n<p>Kemampuan Jusuf Hamka dianggap bisa membantu Kaesang mengentaskan kemacetan di Jakarta dan mengalahkan kota pesaingnya, Bangkok, Thailand. Itu terbukti dari pengalamannya dalam pembangunan infrastruktur jalan. <strong>(dan)<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.indopos.co.id\/headline\/2024\/07\/13\/wacana-kaesang-jusuf-hamka-di-pilkada-jakarta-kim-dianggap-masih-gamang\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LIPUTANPUBLIK.ONLINE \u2013 Pengamat politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN) Jakarta, Ahmad Bakir Ihsan\u00a0masih meragukan, ide Partai Golongan Karya (Golkar) memunculkan nama Jusuf Hamka mendampingi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep jika hendak maju Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024.\u00a0Keduanya belum bisa menandingi elektabilitas Anies Baswedan. Jusuf Hamka dan Kaesang memiliki kesamaan latar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5655,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-5654","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"relative_dates":{"created":"2 years ago","modified":"2 years ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5654","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5654"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5654\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5655"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5654"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5654"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5654"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}