{"id":5418,"date":"2024-07-10T09:52:04","date_gmt":"2024-07-10T09:52:04","guid":{"rendered":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/07\/10\/prof-bus-kembali-diangkat-jadi-dekan-fk-unair-dede-yusuf-bijak-dan-dpr-tak-perlu-turun-tangan\/"},"modified":"2024-07-10T09:52:04","modified_gmt":"2024-07-10T09:52:04","slug":"prof-bus-kembali-diangkat-jadi-dekan-fk-unair-dede-yusuf-bijak-dan-dpr-tak-perlu-turun-tangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/07\/10\/prof-bus-kembali-diangkat-jadi-dekan-fk-unair-dede-yusuf-bijak-dan-dpr-tak-perlu-turun-tangan\/","title":{"rendered":"Prof. Bus Kembali Diangkat Jadi Dekan FK UNAIR, Dede Yusuf: Bijak dan DPR Tak Perlu Turun Tangan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong>LIPUTANPUBLIK.ONLINE<\/strong> \u2013 Wakil Ketua DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi mengapresiasi langkah pihak rektorat Universitas Airlangga (Unair) yang kembali mengangkat Prof. Dr. dr. Budi Santoso, SpOG, FER, sebagai Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Unair.<\/p>\n<p>Menurut Dede, kebijakan tersebut sudah tepat dan bijak, karena akan mencederai kebebasan berekspresi.<\/p>\n<p>\u201cSaya sepakat jabatan itu dikembalikan. Karena tidak pas kalau hanya beda pendapat lalu dipecat, ini akan menciderai demokrasi di kampus,\u201d kata Dede kepada indopos.co.id, Rabu (10\/7\/2024).<\/p>\n<p>Kata Dede, kalau permasalahan pemecatan Budi Santoso atau yang dikenal dengan sebutan Prof. Bus itu terus berlarut, maka dikhawatirkan akan berdampak ke perguruan tinggi lainnya.<\/p>\n<p>Bahkan bukan tidak mungkin, ucapnya, hal ini akan membuat DPR RI, khususnya Komisi X akan mengambil tindakan.<\/p>\n<p>\u201cPemecatan (Dekan FK UNAIR) itu tentunya bisa menjadi preseden baru di tempat lain nanti,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>\u201cJadi apa yang dilakukan rektor saya rasa sudah bijak, dan tidak akan menyebabkan pihak eksternal termasuk DPR untuk ikut turun tangan. Semoga Prof. Bus dapat bekerja kembali dengan baik,\u201d pungkas Dede menambahkan<\/p>\n<p>Sebelumnya, Prof. Dr. dr. Budi Santoso, SpOG, FER, buka suara usai kembali diangkat menjadi Dekan FK Unair. Ia pun meminta maaf dan menganggap polemik yang terjadi merupakan kesalahannya.<\/p>\n<p>\u201cAlhamdulillah semua sudah berakhir. Saya secara pribadi menghaturkan permohonan maaf kepada bapak rektor. Mungkin saya bermaksud mewakili diri pribadi, tapi mungkin terlalu kelewatan sehingga saya menggunakan institusi,\u201d kata Prof. BUS kepada wartawan, Selasa (9\/7\/2024).<\/p>\n<p>\u201cIni salah saya dan alhamdulillah bapak rektor memaafkan. Saya serahkan kembali ke bapak rektor,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Saat ditanya lebih lanjut mengenai alasan pemberhentiannya sebagai Dekan FK Unair, Prof. BUS enggan menjawabnya. Baginya, permasalahan ini sudah selesai.<\/p>\n<p>Dia juga memastikan masalah pencopotan dirinya sebagai Dekan FK Unair juga tidak ada intervensi dari Menkes Budi Gunadi Sadikin meski sang menteri ternyata merupakan anggota Majelis Wali Amanat (MWA) Unair. \u201cTidak ada (intervensi),\u201d jawabnya singkat.<\/p>\n<p>Prof. BUS kembali diangkat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Unair setelah dicopot gegara menolak rencana Menkes datangkan dokter asing. Prof. BUS mulai kembali masuk kantor sebagai dekan mulai hari ini, Rabu (10\/7\/2024). Itu artinya, Prof. BUS dicopot jabatannya sebagai Dekan FK dalam sepekan, tepatnya sejak Rabu (3\/7\/2024).<strong> (dil)<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.indopos.co.id\/nasional\/2024\/07\/10\/prof-bus-kembali-diangkat-jadi-dekan-fk-unair-dede-yusuf-bijak-dan-dpr-tak-perlu-turun-tangan\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LIPUTANPUBLIK.ONLINE \u2013 Wakil Ketua DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi mengapresiasi langkah pihak rektorat Universitas Airlangga (Unair) yang kembali mengangkat Prof. Dr. dr. Budi Santoso, SpOG, FER, sebagai Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Unair. Menurut Dede, kebijakan tersebut sudah tepat dan bijak, karena akan mencederai kebebasan berekspresi. \u201cSaya sepakat jabatan itu dikembalikan. Karena tidak pas kalau [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5419,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-5418","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"relative_dates":{"created":"2 years ago","modified":"2 years ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5418","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5418"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5418\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5419"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5418"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5418"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5418"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}