{"id":5325,"date":"2024-07-09T12:33:08","date_gmt":"2024-07-09T12:33:08","guid":{"rendered":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/07\/09\/pengamat-komunikasi-politik-jokowi-sudah-dipahami-publik-dengan-logika-terbalik\/"},"modified":"2024-07-09T12:33:08","modified_gmt":"2024-07-09T12:33:08","slug":"pengamat-komunikasi-politik-jokowi-sudah-dipahami-publik-dengan-logika-terbalik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/07\/09\/pengamat-komunikasi-politik-jokowi-sudah-dipahami-publik-dengan-logika-terbalik\/","title":{"rendered":"Pengamat: Komunikasi Politik Jokowi Sudah Dipahami Publik dengan Logika Terbalik"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong>LIPUTANPUBLIK.ONLINE<\/strong> \u2013 Komunikasi politik Presiden Joko Widodo (Jokowi) kerap membingungkan masyarakat. Sebab, sesuatu yang diucapkannya terkadang berbanding terbalik dengan kenyataanya. Salah satu contohnya, langkah anggota keluarganya ikut kontestasi politik.<\/p>\n<p>Menurut analis politik Universitas Nasional (Unas) Selamat Ginting, pahami komunikasi politik Jokowi, dengan logika terbalik. Artinya, pernyataan yang diucapkan berbeda dengan tindakannya.<\/p>\n<p>\u201cJika dia (Jokowi) bilang tidak, itu artinya iya. Nah, begitu juga dalam kasus anak-anaknya. Baik Gibran dan sekarang Kaesang,\u201d kata Ginting melalui gawai, Jakarta, Selasa (9\/7\/2024).<\/p>\n<p>Dulu Jokowi sempat tidak setujui Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menjadi calon wakil presiden. Namun, seiring berjalannya waktu mulai berubah dan Gibran terpilih sebagai wakil presiden periode 2024-2029.<\/p>\n<p>\u201cMemang sudah terlihat ambisi politik Jokowi, menempatkan putranya maupun menantunya untuk tampil sebagai kepala daerah baik itu Gubernur, Wali Kota dan Wakil Presiden,\u201d nilai Ginting.<\/p>\n<p>Menurutnya, Jokowi malah diduga mempromosikan anak sulungnya tersebut di Pilpres 2024. Tentu kondisi serupa bisa saja terjadi di Pilkada Serentak 2024.<\/p>\n<p>\u201cJadi sudah jelas bahwa Jokowi berada di belakang posisi Gibran menjadi calon wakil presiden pada saat itu,\u201d ucap Ginting.<\/p>\n<p>\u201cDan juga sekarang Kaesang, bukan tidak mungkin akan tampil di Pilgub Jawa Tengah. Begitu juga Bobby Nasution akan menjadi calon Gubernur Sumatera Utara,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Maka masyarakat sudah mengenali gaya komunikasi politik Jokowi. \u201cKomunikasi politik Jokowi sudah dipahami publik dengan logika terbalik. Sehingga, ada kesan kepura-puraan,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p>Presiden Joko Widodo memberikan sinyal merestui Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menjadi bakal calon kepala daerah maupun bakal calon wakil kepala daerah dalam Pilkada Serentak 2024.<\/p>\n<p>\u201cTugas orang tua itu hanya mendoakan,\u201d ucap Jokowi kepada wartawan di Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (8\/7\/2024).<\/p>\n<p>Jokowi sempat dikabarkan tidak mengizinkan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep maju ke pemilihan gubernur. Hal itu diungkapkan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan beberapa waktu lalu.<\/p>\n<p>Zulhas berbicara tentang kemungkinan mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil maju ke Pilgub Jakarta dengan menggaet Kaesang Pangarep sebagai wakilnya.<\/p>\n<p>\u201cYa saya kira Pak (Jokowi), saya lapor waktu itu kan, \u2018Pak Presiden, kalau Kaesang boleh nggak?\u2019 Pak Presiden bilang \u2018jangan ya\u2019. Tapi kan partai-partai perlu,\u201d beber Zulhas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (14\/6\/2024).<strong> (dan)<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.indopos.co.id\/nasional\/2024\/07\/09\/pengamat-komunikasi-politik-jokowi-sudah-dipahami-publik-dengan-logika-terbalik\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LIPUTANPUBLIK.ONLINE \u2013 Komunikasi politik Presiden Joko Widodo (Jokowi) kerap membingungkan masyarakat. Sebab, sesuatu yang diucapkannya terkadang berbanding terbalik dengan kenyataanya. Salah satu contohnya, langkah anggota keluarganya ikut kontestasi politik. Menurut analis politik Universitas Nasional (Unas) Selamat Ginting, pahami komunikasi politik Jokowi, dengan logika terbalik. Artinya, pernyataan yang diucapkan berbeda dengan tindakannya. \u201cJika dia (Jokowi) bilang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5326,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-5325","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"relative_dates":{"created":"2 years ago","modified":"2 years ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5325","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5325"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5325\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5326"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5325"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5325"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5325"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}