{"id":5076,"date":"2024-07-06T06:20:04","date_gmt":"2024-07-06T06:20:04","guid":{"rendered":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/07\/06\/bersatunya-kim-dan-koalisi-perubahan-di-pilgub-banten-bentuk-perlawanan-pada-dinasti-atut\/"},"modified":"2024-07-06T06:20:04","modified_gmt":"2024-07-06T06:20:04","slug":"bersatunya-kim-dan-koalisi-perubahan-di-pilgub-banten-bentuk-perlawanan-pada-dinasti-atut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/07\/06\/bersatunya-kim-dan-koalisi-perubahan-di-pilgub-banten-bentuk-perlawanan-pada-dinasti-atut\/","title":{"rendered":"Bersatunya KIM dan Koalisi Perubahan di Pilgub Banten Bentuk Perlawanan pada Dinasti Atut"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong>LIPUTANPUBLIK.ONLINE<\/strong> \u2013 Bersatunya Koalisi Indonesai Maju (KIM) non Golkar dan Koalisi Perubahan yang terdiri dari PKS, PKB dan Nasdem, mengusung bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten periode 2024-2029 Andra Soni dan Dimyati Natakusumah diduga sebagai bentuk perlawanan terhadap dinasti Atut yang menguasai separuh kepemimpinan, baik di lembaga eksekutif maupun legislatif.<\/p>\n<p>Hal ini dikatakan oleh Ikhsan Ahmad pengamat politik dan akademisi dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Unturta ) Benten, menyikapi bersatunya KIM dan Koalisi Perubahan dalam Pilgub Banten 2024.<\/p>\n<p>\u201cBersatunya KIM dan Koalisi Perubahan di Pilgub Banten diduga sebagai bentuk perlawanan dari parpol terhadap dinasti Atut yang sudah cukup lama bercokol di lembaga legislatif dan eksekutif Banten,\u201d ujar Ikhsan Ahmad kepada indopos.co.id, Sabtu (6\/7\/2-24)<\/p>\n<p>Ikhsan mengatakan, setelah 7 partai koalisi mendukung pasangan Andra Soni (Gerindra) dan Dimyati Natakusmha (PKS), kini muncul indikasi adanya kemungkinan koalisi partai PDIP dan Demokrat yang akan mengusung Rano Karno sebagai calon Gubernur Banten dengan calon wakil dari Demokrat.<\/p>\n<p>\u201cJika ini yang terjadi, kemungkinan besar partai Golkar ditinggal sendirian, sehingga Airin tidak mungkin lagi untuk dicalonkan sebagai calon gubernur karena kekurangan persyaratan kursi untuk mengusung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur,\u201d cetus Ikhsan.<\/p>\n<p>Ketika disinggung, apakah ditinggalkannya partai Golkar dalam Pilgub Banten adalah sebuah bentuk perlawanan terhadap politik keluarga yang selama ini sangat berkuasa di Banten.<\/p>\n<p>\u201cPada satu sisi iya, kabarnya salah satu King Maker di Golkar akan merajai kembali pengelolaan APBD dan jalannya pemerintahan di Provinsi Banten ke depan,\u201d ungkap Ikhsan.<\/p>\n<p>Tapi di sisi lain, agak gegabah juga untuk terburu buru bahwa hal ini menjadi perlawanan terhadap politik keluarga yang diusung Golkar, karena bisa jadi hal ini disebabkan belum bertemunya kepentingan pragmatisme antarpartai pada tujuan kepentingan yang sama antara partai Golkar dan partai lainnya.<\/p>\n<p>\u201cJadi persoalan usung mengusung lebih didominasi oleh hidden agenda para elit partai dan ekosistem rente di dalamnya,\u201d tandas Ikhsan. (<strong>yas<\/strong>)<\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.indopos.co.id\/nusantara\/2024\/07\/06\/bersatunya-kim-dan-koalisi-perubahan-di-pilgub-banten-bentuk-perlawanan-pada-dinasti-atut\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LIPUTANPUBLIK.ONLINE \u2013 Bersatunya Koalisi Indonesai Maju (KIM) non Golkar dan Koalisi Perubahan yang terdiri dari PKS, PKB dan Nasdem, mengusung bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten periode 2024-2029 Andra Soni dan Dimyati Natakusumah diduga sebagai bentuk perlawanan terhadap dinasti Atut yang menguasai separuh kepemimpinan, baik di lembaga eksekutif maupun legislatif. Hal ini dikatakan oleh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5077,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-5076","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"relative_dates":{"created":"2 years ago","modified":"2 years ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5076","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5076"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5076\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5077"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5076"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5076"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5076"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}