{"id":4735,"date":"2024-07-02T08:15:06","date_gmt":"2024-07-02T08:15:06","guid":{"rendered":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/07\/02\/minta-maaf-terduga-peretas-pdn-beri-kunci-data-secara-gratis-besok\/"},"modified":"2024-07-02T08:15:06","modified_gmt":"2024-07-02T08:15:06","slug":"minta-maaf-terduga-peretas-pdn-beri-kunci-data-secara-gratis-besok","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/07\/02\/minta-maaf-terduga-peretas-pdn-beri-kunci-data-secara-gratis-besok\/","title":{"rendered":"Minta Maaf, Terduga Peretas PDN Beri Kunci Data secara Gratis Besok"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong>LIPUTANPUBLIK.ONLINE<\/strong> \u2013 Geng ransomware Brain Cipher mengumumkan, bahwa mereka akan memberikan kunci enkripsi data yang dikunci secara gratis pada, Rabu (3\/7\/2024) besok. Mereka telah meretas server Pusat Data Nasional (PDN) baru-baru ini.<\/p>\n<p>Hal tersebut disampaikan pengguna forum gelap, Brain Chiper yang diunggah akun media sosial X (dulunya Twitter) perusahaan intelijen siber StealthMole, @stealthmole_int, Selasa (2\/7\/2024).<\/p>\n<p>\u201cRabu ini, kami akan memberikan kunci-kunci tersebut secara gratis,\u201d tulis Brain Chiper dalam unggahan akun X @stealthmole_int, Selasa (2\/7\/2024).<\/p>\n<p>Keputusan tersebut dilakukannya dengan penuh kesadaran. Mengingat mereka menyadari bahwa peretasan yang dilakukannya membuat gangguan terhadap layanan masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cWarga Indonesia, kami mohon maaf atas kejadian yang berdampak pada semua orang,\u201d ujar Brain Chiper.<\/p>\n<p>\u201cKami juga meminta rasa terima kasih publik dan konfirmasi, bahwa kami telah secara sadar dan independen membuat keputusan seperti itu,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Dalam situs gelap itu menekankan perlunya pendanaan dan spesialis keamanan siber.<\/p>\n<p>\u201cKami berharap, serangan kami memperjelas bagi anda betapa pentingnya membiayai industri dan merekrut spesialis yang berkualitas,\u201d imbuh Brain Chiper.<\/p>\n<p>Pemerintah menegaskan, tidak akan menuruti permintaan tebusan dari penjahat siber yang menyerang pusat data nasional. Pelaku serangan siber di PDN sempat meminta bayaran Rp131 miliar.<\/p>\n<p>Juru Bicara BSSN Ariandi Putra menjelaskan, hasil analisis forensik sementara menemukan adanya upaya penonaktifkan fitur keamanan Windows Defender mulai 17 Juni 2024 pukul 23.15 WIB sehingga memungkinkan aktivitas malicious dapat berjalan.<\/p>\n<p>\u201cAktivitas malicious mulai terjadi pada 20 Juni 2024 pukul 00.54 WIB, di antaranya melakukan instalasi file malicious, menghapus filesystem penting, dan menonaktifkan service yang sedang berjalan. Diketahui tanggal 20 Juni 2024, pukul 00.55 Windows Defender mengalami crash dan tidak bisa beroperasi,\u201d tutur Ariandi terpisah baru-baru ini.<\/p>\n<p>Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto memastikan, pelayanan publik pada Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 yang diserang ransomeware akan kembali normal pada bulan Juli 2024.<\/p>\n<p>\u201cDari hasil rakor, dapat saya simpulkan bahwa untuk layanan menggunakan PDNS 2 itu bisa melaksanakan pelayanan secara aktif bulan Juli 2024,\u201d terang Hadi Tjahjanto di Jakarta, Senin (1\/7\/2024) kemarin.<strong> (dan)<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.indopos.co.id\/headline\/2024\/07\/02\/minta-maaf-terduga-peretas-pdn-beri-kunci-data-secara-gratis-besok\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LIPUTANPUBLIK.ONLINE \u2013 Geng ransomware Brain Cipher mengumumkan, bahwa mereka akan memberikan kunci enkripsi data yang dikunci secara gratis pada, Rabu (3\/7\/2024) besok. Mereka telah meretas server Pusat Data Nasional (PDN) baru-baru ini. Hal tersebut disampaikan pengguna forum gelap, Brain Chiper yang diunggah akun media sosial X (dulunya Twitter) perusahaan intelijen siber StealthMole, @stealthmole_int, Selasa (2\/7\/2024). [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4736,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-4735","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"relative_dates":{"created":"2 years ago","modified":"2 years ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4735","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4735"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4735\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4736"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4735"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4735"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4735"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}