{"id":4662,"date":"2024-07-01T12:22:26","date_gmt":"2024-07-01T12:22:26","guid":{"rendered":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/07\/01\/banyak-jemaah-diare-saat-pelaksanaan-haji-2024-legislator-minta-pemerintah-evaluasi-total-layanan-konsumsi\/"},"modified":"2024-07-01T12:22:26","modified_gmt":"2024-07-01T12:22:26","slug":"banyak-jemaah-diare-saat-pelaksanaan-haji-2024-legislator-minta-pemerintah-evaluasi-total-layanan-konsumsi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/07\/01\/banyak-jemaah-diare-saat-pelaksanaan-haji-2024-legislator-minta-pemerintah-evaluasi-total-layanan-konsumsi\/","title":{"rendered":"Banyak Jemaah Diare saat Pelaksanaan Haji 2024, Legislator Minta Pemerintah Evaluasi Total Layanan Konsumsi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><a data-mil=\"268194\" href=\"https:\/\/www.indopos.co.id\/\"><strong>LIPUTANPUBLIK.ONLINE<\/strong><\/a> \u2013 Anggota Timwas Haji DPR RI Luluk Nur Hamidah meminta pemerintah evaluasi layanan konsumsi jemaah haji selama di Tanah Suci. Menurutnya, banyak laporan jemaah haji yang mengalami diare akibat konsumsi makanan yang tidak layak pada awal ibadah haji.<\/p>\n<p>\u201cJemaah terkena diare dari embarkasi Solo, Sumbar, Lampung dan Surabaya akibat konsumsi makanan yang tidak layak pada hari-hari awal,\u201d kata Luluk dalam Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji di Gedung DPR, Jakarta, Senin (1\/7\/2024).<\/p>\n<p>Menurutnya, pemerintah tidak belajar dari haji tahun 2023 yang tidak memenuhi standar pangan konsumsi.<\/p>\n<p>\u201cKonsumsi bukan hanya gizi dan protein saja tetapi kelayakan dari makanan itu sendiri juga harus diperhatikan,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Ia menyampaikan, pemerintah perlu mengevaluasi operator penyedia konsumsi Indonesia. Karena konsumsi merupakan hal penting untuk tenaga dan kesehatan Jemaah.<\/p>\n<p>\u201cPemilihan rekanan harus sesuai, pemerintah harus transparan ketika lelang masalah katering,\u201d imbuh Luluk.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa banyak jemaah haji yang tidak menyukai makanan yang disajikan karena tidak sesuai dengan cita rasa khas masakan Indonesia. Padahal sebelum berangkat, ia mengatakan para jemaah haji dijanjikan makanan dengan cita rasa Indonesia. Mulai dari rendang, opor ayam, mangut lele, dan lain-lain. Tetapi makanan yang dia terima tidak sesuai harapannya.<\/p>\n<p>\u201cChef tidak dari Indonesia melainkan Bangladesh sehingga banyak jemaah yang menolak untuk makan karena tidak suka. Chef Indonesia hanya berjumlah 6 orang. Contohnya Tiongkok dan Thailand mereka kateringnya langsung dari sana sedangkan kita (Indonesia) kalah dari mereka,\u201d imbuh Luluk. <strong>(dil)<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.indopos.co.id\/nasional\/2024\/07\/01\/banyak-jemaah-diare-saat-pelaksanaan-haji-2024-legislator-minta-pemerintah-evaluasi-total-layanan-konsumsi\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LIPUTANPUBLIK.ONLINE \u2013 Anggota Timwas Haji DPR RI Luluk Nur Hamidah meminta pemerintah evaluasi layanan konsumsi jemaah haji selama di Tanah Suci. Menurutnya, banyak laporan jemaah haji yang mengalami diare akibat konsumsi makanan yang tidak layak pada awal ibadah haji. \u201cJemaah terkena diare dari embarkasi Solo, Sumbar, Lampung dan Surabaya akibat konsumsi makanan yang tidak layak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4663,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-4662","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"relative_dates":{"created":"2 years ago","modified":"2 years ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4662","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4662"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4662\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4663"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4662"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4662"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4662"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}