{"id":4588,"date":"2024-06-30T12:42:11","date_gmt":"2024-06-30T12:42:11","guid":{"rendered":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/06\/30\/pasca-pdn-diretas-dpd-pemerintah-akui-saja-lalu-evaluasi-bukan-gedein-gengsi\/"},"modified":"2024-06-30T12:42:11","modified_gmt":"2024-06-30T12:42:11","slug":"pasca-pdn-diretas-dpd-pemerintah-akui-saja-lalu-evaluasi-bukan-gedein-gengsi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/06\/30\/pasca-pdn-diretas-dpd-pemerintah-akui-saja-lalu-evaluasi-bukan-gedein-gengsi\/","title":{"rendered":"Pasca PDN Diretas, DPD: Pemerintah Akui Saja, Lalu Evaluasi Bukan Gedein Gengsi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong>LIPUTANPUBLIK.ONLINE<\/strong> \u2013 Pemerintah harus mengakui kelengahan dalam pengamanan Pusat Data Nasional (PDN). Pasalnya, pengakuan tersebut justru dapat menarik dukungan masyarakat.<\/p>\n<p>Pernyataan tersebut diungkapkan Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Hilmy Muhammad dalam keterangan, Minggu (30\/6\/2024).<\/p>\n<p>Ia mengatakan, kelengahan pemerintah terkait PDN sangat memalukan. Mirisnya lagi pemerintah saling menyalahkan.<\/p>\n<p>\u201cJustru ini saatnya kita lakukan evaluasi dan mencari solusi. Ini kepentingan negara, kepentingan bersama,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>\u201cKan kita jadi tahu, sistem kita ternyata lemah, back up data yang paling sederhana dalam skema pengamanan siber saja kita tidak punya. Kita juga jadi tahu kan, ketidakmampuan negara memberantas judi online, karena ternyata kitanya sendiri tidak tangguh,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p>Dia mempertanyakan, sistem pengamanan data yang dikelola pemerintah. Sebab, keamanan siber lembaga negara atau kementerian RI terlalu sering dibobol, seperti Polri, Kemenkes, Kejaksaan, DPR RI, dan sebagainya.<\/p>\n<p>\u201cBahkan di antara pelakunya baru saja punya KTP. Jadi, sistem yang dibuat masih terlalu lemah, karena mudah dibobol oleh remaja,\u201d katanya.<\/p>\n<p>\u201cDan sekarang PDN yang langsung di bawah Presiden. Jelas semakin memalukan,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p>Ia menyarankan agar Presiden membentuk tim terpadu yang menjaring SDM-SDM yang lebih kompeten untuk keamanan siber dari berbagai serangan. Tidak hanya untuk kepentingan saat ini, tetapi juga agar sistem lebih kuat ke depan.<\/p>\n<p>\u201cLha ini kok malah gengsi mengakui kelengahan. Mau gengsi atau selamatkan negara?\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, tim tersebut, tidak sekadar untuk keamanan siber, tapi juga penanganan kejahatan judi online, prostitusi online, pornografi, dan cyber crime lainnya, yang sangat mudah diakses oleh anak-anak. <strong>(nas)<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.indopos.co.id\/headline\/2024\/06\/30\/pasca-pdn-diretas-dpd-pemerintah-akui-saja-lalu-evaluasi-bukan-gedein-gengsi\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LIPUTANPUBLIK.ONLINE \u2013 Pemerintah harus mengakui kelengahan dalam pengamanan Pusat Data Nasional (PDN). Pasalnya, pengakuan tersebut justru dapat menarik dukungan masyarakat. Pernyataan tersebut diungkapkan Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Hilmy Muhammad dalam keterangan, Minggu (30\/6\/2024). Ia mengatakan, kelengahan pemerintah terkait PDN sangat memalukan. Mirisnya lagi pemerintah saling menyalahkan. \u201cJustru ini saatnya kita lakukan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4589,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-4588","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"relative_dates":{"created":"2 years ago","modified":"2 years ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4588","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4588"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4588\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4589"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4588"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4588"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4588"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}