{"id":4564,"date":"2024-06-30T05:48:09","date_gmt":"2024-06-30T05:48:09","guid":{"rendered":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/06\/30\/ibarat-gula-pengamat-sebut-pilkada-jakarta-cenderung-politik-pragmatis\/"},"modified":"2024-06-30T05:48:09","modified_gmt":"2024-06-30T05:48:09","slug":"ibarat-gula-pengamat-sebut-pilkada-jakarta-cenderung-politik-pragmatis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/06\/30\/ibarat-gula-pengamat-sebut-pilkada-jakarta-cenderung-politik-pragmatis\/","title":{"rendered":"Ibarat Gula, Pengamat Sebut Pilkada Jakarta Cenderung Politik Pragmatis"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong>LIPUTANPUBLIK.ONLINE<\/strong> \u2013 Pakar komunikasi politik Emrus Sihombing meyatakan tak ada korelasi antara koalisi di pemilihan presiden (Pilpres) 2024 dengan koalisi yang akan terjadi di Pilkada Jakarta November nanti.<\/p>\n<p>Menurutnya, hal itu didasari besarnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), sehingga masih tingginya politik pragmatis di provinsi bekas ibu kota negara ini.<\/p>\n<p>\u201cPilkada Jakarta itu ibarat gula. Semua berupaya berkerumun dan mendapatkan kemenangan di Jakarta. APBD atau perputaran uangnya yang besar dibanding provinsi lain. Terlebih politik di negeri ini bukan politik ideologis melainkan politik pragmatis sehingga diyakini tak ada korelasi di Pilpres dengan Pilkada Jakarta,\u201d kata Emrus kepad indopos.co.id, Minggu (30\/6\/2024).<\/p>\n<p>Atas dasar itu, ucap Emrus, koalisi tiga poros yang terjadi di Pilpres juga bisa tidak terjadi, mengingat hingga saat ini belum ada petinggi partai politik yang berani mengeluarkan statement atas sosok calon kepala daerah, terkecuali Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang telah mengusung pasangan AMAN (Anies Baswedan \u2013 Sohibul Iman).<\/p>\n<p>\u201cSelain yang sudah ada (PKS), parpol lain yang bicara bukanlah elit sentral parpol. Belum ada ketum atau pun sekjen partai yang tegas menyebut. Semua yang ada Ridwan Kamil, Ahok ataupun Kaesang masih cair,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Pengamat dari Universitas Pelita Harapan ini pun menduga masih ada negosiasi di belakang panggung yang dilakukan oleh para ketum ataupun sekjen terkait pengusungan calon.<\/p>\n<p>\u201cMasih ada negosiasi di belakang panggung, salah satunya biasanya biaya politik dan kepentingan politik. \u2018Saya dapat apa kalau mendukung\u2019. Sehingga kadang penentuan itu terjadi di last minute,\u201d pungkasnya menambahkan. <strong>(dil)<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.indopos.co.id\/megapolitan\/2024\/06\/30\/ibarat-gula-pengamat-sebut-pilkada-jakarta-cenderung-politik-pragmatis\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LIPUTANPUBLIK.ONLINE \u2013 Pakar komunikasi politik Emrus Sihombing meyatakan tak ada korelasi antara koalisi di pemilihan presiden (Pilpres) 2024 dengan koalisi yang akan terjadi di Pilkada Jakarta November nanti. Menurutnya, hal itu didasari besarnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), sehingga masih tingginya politik pragmatis di provinsi bekas ibu kota negara ini. \u201cPilkada Jakarta itu ibarat gula. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4565,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-4564","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"relative_dates":{"created":"2 years ago","modified":"2 years ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4564","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4564"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4564\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4565"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4564"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4564"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4564"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}