{"id":4190,"date":"2024-06-25T10:24:54","date_gmt":"2024-06-25T10:24:54","guid":{"rendered":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/06\/25\/euro-2024-pelatih-kroasia-kesal-dua-kali-kebobolan-di-menit-akhir\/"},"modified":"2024-06-25T10:24:54","modified_gmt":"2024-06-25T10:24:54","slug":"euro-2024-pelatih-kroasia-kesal-dua-kali-kebobolan-di-menit-akhir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/06\/25\/euro-2024-pelatih-kroasia-kesal-dua-kali-kebobolan-di-menit-akhir\/","title":{"rendered":"Euro 2024, Pelatih Kroasia Kesal Dua Kali Kebobolan di Menit Akhir"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong>LIPUTANPUBLIK.ONLINE<\/strong> \u2013 Timnas Kroasia harus menerima kenyataan pahit, setelah gagal mengalahkan timnas Italia pada laga terakhir Grup B Euro 2024. Vatreni bermain imbang 1-1 melawan Gli Azzurri di Leipzig Stadium, Selasa (25\/6\/2024) dini hari WIB.<\/p>\n<p>Pelatih timnas Kroasia Zlatko Dalic tidak cukup senang dengan hasil pertandingan tersebut. Sebab, peluang mereka lolos babak 16 besar cukup berat bersaing dalam perebutan peringkat ke-3 terbaik.<\/p>\n<p>Paling menyakitkan gol di menit akhir, Kroasia sudah dua kali mengalami hal tersebut. Pertama, ketika melawan timnas Albania pada Rabu (19\/6\/2024) malam WIB. Bermain di Volksparkstadion, Hamburg skor akhir imbang 2-2.<\/p>\n<p>Awalnya Kroasia kebobolan lebih dulu pada menit ke-11 lewat Qazim Laci. Gol balasan baru terlahir setelah laga melewati 70 menit. Bahkan bisa comeback akibat gol bunuh diri Klaus Gjasula pada menit ke-74.<\/p>\n<p>Kemenangan sudah di depan mata, namun Gjasula membayar kesalahannya dengan mencetak gol penyama pada menit 90+5. Skor akhir 2-2 bertahan hingga akhir laga.<\/p>\n<p>Kondisi serupa terjadi ketika melawan timnas Italia. Gelandang Kroasia Luka Modric mampu mencetak gol dari jarak dekat pada menit ke-55, setelah memanfaatkan bola muntahan dari kiper. Skor 1-0 bertahan hingga waktu normal.<\/p>\n<p>Impian Kroasia melaju ke babak 16 besar harus pupus, Mattia Zaccagni mencatatkan namamya di papan skor pada injury time atau menit 90+8. Skor menjadi 1-1 hingga peluit tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan.<\/p>\n<p>\u201cMenit-menit terakhir (melawan) Albania, menit-menit terakhir hari ini,\u201d kata Zlatko Dalic dalam laman resmi UEFA, Selasa (25\/6\/2024).<\/p>\n<p>Ia tetap menyanjung, daya juang anak asuhnya dalam pertandingan tersebut. Meski hanya mendapatkan hasil imbang.<\/p>\n<p>\u201cSaya hanya bisa mengucapkan selamat kepada para pemain atas perjuangan, kemauan, pengorbanan yang mereka tunjukkan,\u201d ucap Dalic.<\/p>\n<p>\u201cTerima kasih kepada orang-orang yang telah mendukung kami, saya minta maaf kepada mereka. Saya sangat kecewa karena hal tersebut,\u201d tambahnya. <strong>(dan)<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.indopos.co.id\/olahraga\/2024\/06\/25\/euro-2024-pelatih-kroasia-kesal-dua-kali-kebobolan-di-menit-akhir\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LIPUTANPUBLIK.ONLINE \u2013 Timnas Kroasia harus menerima kenyataan pahit, setelah gagal mengalahkan timnas Italia pada laga terakhir Grup B Euro 2024. Vatreni bermain imbang 1-1 melawan Gli Azzurri di Leipzig Stadium, Selasa (25\/6\/2024) dini hari WIB. Pelatih timnas Kroasia Zlatko Dalic tidak cukup senang dengan hasil pertandingan tersebut. Sebab, peluang mereka lolos babak 16 besar cukup [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4191,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-4190","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"relative_dates":{"created":"2 years ago","modified":"2 years ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4190","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4190"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4190\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4191"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4190"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4190"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4190"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}