{"id":4174,"date":"2024-06-25T06:18:39","date_gmt":"2024-06-25T06:18:39","guid":{"rendered":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/06\/25\/pdn-diserang-ransomware-pemerintah-harus-tanggung-jawab-dan-sigap-mitigasi-risiko-lanjutan\/"},"modified":"2024-06-25T06:18:39","modified_gmt":"2024-06-25T06:18:39","slug":"pdn-diserang-ransomware-pemerintah-harus-tanggung-jawab-dan-sigap-mitigasi-risiko-lanjutan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/06\/25\/pdn-diserang-ransomware-pemerintah-harus-tanggung-jawab-dan-sigap-mitigasi-risiko-lanjutan\/","title":{"rendered":"PDN Diserang Ransomware, Pemerintah Harus Tanggung Jawab dan Sigap Mitigasi Risiko Lanjutan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><a data-mil=\"267163\" href=\"https:\/\/www.indopos.co.id\/\"><strong>LIPUTANPUBLIK.ONLINE<\/strong><\/a> \u2013 Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) TB Hasanuddin menyesalkan, server Pusat Data Nasional (PDN) down karena ulah ransomware. Pemerintah didesak lebih ketat mencegah agar kejadian serupa tidak terulang atau mengantisipasi dampak lebih luas serangan siber itu.<\/p>\n<p>\u201cKita sangat menyayangkan hal tersebut dapat terjadi dan meminta pemerintah betul-betul sigap dan cepat memitigasi risiko lanjutan dari serangan tersebut,\u201d kata Hasanuddin dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (25\/6\/2024).<\/p>\n<p>Menurutnya, serangan ransomware adalah bentuk kejahatan siber yang serius karena menyerang objek vital nasional sangat strategis, seperti Pusat Data Nasional.<\/p>\n<p>Ia menyoroti, peran dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sebagai pengawal utama gerbang siber di lingkungan pemerintah menyusul serangan ransomware. Kerja BSSN diatur sesuai amanat Perpres 28 Tahun 2021.<\/p>\n<p>\u201cKita jadi mempertanyakan, apa saja upaya yang sudah dilakukan BSSN selama ini untuk mengamankan jaringan dan infrastruktur telekomunikasi pemerintah?,\u201d ucap Hasanuddin.<\/p>\n<p>Mengapa serangan ini bisa terjadi pada objek yang sangat vital tersebut?. \u201cBSSN sebagai pengawal keamanan PDN dan Kemenkominfo sebagai pengelola PDN harus bertanggung jawab atas kelalaian ini,\u201d ujar Hasanuddin.<\/p>\n<p>\u201cIni potensi kebocoran data warga negara seluruh Indonesia, tidak bisa dianggap enteng,\u201d tambah Anggota Komisi I DPR itu.<\/p>\n<p>Server Pusat Data Nasional milik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengalami serangan siber Ransomware sejak Kamis (20\/6\/2024), sehingga down dan mengganggu layanan publik di berbagai instansi selama empat hari.<\/p>\n<p>Ketua Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian meminta maaf kepada masyarakat atas serangan siber ke Pusat Data Nasional yang membuat sejumlah layanan publik terganggu dalam beberapa hari terakhir.<\/p>\n<p>\u201cKami (pemerintah) dalam hal ini menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena kita ketahui bahwa kemarin itu terganggu masyarakat, terutama kaitannya dengan Imigrasi tentu ini kami tidak inginkan,\u201d ucap Hinsa di Kantor Kominfo, Jakarta, Senin (24\/6\/2024).<\/p>\n<p>Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi menjelaskan, serangan siber terhadap server PDN menggunakan virus ransomware jenis baru yang dikenal sebagai Lockbit 3.0. Ia mengonfirmasi permintaan uang tebusan dari peretas server PDN.<\/p>\n<p>\u201cMenurut tim, (uang tebusan) 8 juta dolar,\u201d beber Budi Arie dalam laman resmi Kominfo saat berada di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24\/6\/2024). <strong>(dan)<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.indopos.co.id\/nasional\/2024\/06\/25\/pdn-diserang-ransomware-pemerintah-harus-tanggung-jawab-dan-sigap-mitigasi-risiko-lanjutan\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LIPUTANPUBLIK.ONLINE \u2013 Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) TB Hasanuddin menyesalkan, server Pusat Data Nasional (PDN) down karena ulah ransomware. Pemerintah didesak lebih ketat mencegah agar kejadian serupa tidak terulang atau mengantisipasi dampak lebih luas serangan siber itu. \u201cKita sangat menyayangkan hal tersebut dapat terjadi dan meminta pemerintah betul-betul sigap dan cepat memitigasi risiko lanjutan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4175,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-4174","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"relative_dates":{"created":"2 years ago","modified":"2 years ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4174","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4174"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4174\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4175"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4174"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4174"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4174"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}