{"id":4059,"date":"2024-06-23T15:09:42","date_gmt":"2024-06-23T15:09:42","guid":{"rendered":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/06\/23\/inovasi-kemenag-gema-mathlaul-anwar-apresiasi-murur-muzdalifah-untuk-haji-lansia\/"},"modified":"2024-06-23T15:09:42","modified_gmt":"2024-06-23T15:09:42","slug":"inovasi-kemenag-gema-mathlaul-anwar-apresiasi-murur-muzdalifah-untuk-haji-lansia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/06\/23\/inovasi-kemenag-gema-mathlaul-anwar-apresiasi-murur-muzdalifah-untuk-haji-lansia\/","title":{"rendered":"Inovasi Kemenag, GEMA Mathla&#8217;ul Anwar Apresiasi Murur Muzdalifah untuk Haji Lansia"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><a data-mil=\"266937\" href=\"https:\/\/www.indopos.co.id\/\"><strong>LIPUTANPUBLIK.ONLINE<\/strong><\/a> \u2013 Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gema Mathla\u2019ul Anwar (DPP GEMA MA) Ahmad Nawawi SSi menyambut baik inovasi Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) yang menyediakan layanan murur Muzdalifah pada malam 10 Dzulhijah atau setelah wukuf di Arafah untuk jemaah haji lanjut usia (lansia) dan sakit.<\/p>\n<p>Murur secara bahasa bermakna melintas. Dengan inovasi tersebut jemaah haji yang memiliki kendala kesehatan dan lansia cukup melintas di Muzdalifah dengan bis tanpa perlu turun untuk menginap. Bis melintas wilayah Muzdalifah secara perlahan-lahan sehingga jemaah haji tetap dapat melaksanakan wajib haji dengan nyaman tanpa risiko tinggi.<\/p>\n<p>Menurut Nawawi, selama ini titik kritis yang menjadi \u2018bottle neck\u2019 penyelenggaraan haji adalah saat pergerakan Armuzna yang merupakan akronim dari Arafah, Muzdalifah, dan Mina pada 9-13 Dzulhijjah. Di saat Armuzna banyak jemaah lansia mengalami heat stroke, terpisah dari rombongan, maupun kelelahan hebat.<\/p>\n<p>Kemenag RI juga memberi pilihan para jamaah yang sehat untuk menginap di hotel-hotel yang berada di wilayah Mina. Dengan demikian tenda-tenda jamaah di Mina menjadi lebih longgar bagi jamaah yang beresiko tinggi. Kemenag juga menyediakan petugas atau jemaah yang sehat untuk melayani badal (mewakili) melontar jumrah bagi jamaah lansia dan berisiko tinggi.<\/p>\n<p>\u201cInovasi-inovasi tersebut membuka sumbat botol problem pelaksanaan jemaah haji,\u201d kata Ahmad Nawawi.<\/p>\n<p>Penyelenggaraan haji tahun ini menjadi istimewa karena Menteri Agama (Menag) K.H. Yaqut Cholil Qoumas mencanangkan konsep sebagai haji ramah lansia. Konsep tersebut lahir karena pelaksanaan haji tahun lalu didominasi oleh jemaah lanjut usia karena penundaan ibadah haji saat Covid 19. Berikutnya konsep tersebut terus diperbaiki karena memang masa tunggu ibadah haji di Indonesia yang melampaui 16-38 tahun.<\/p>\n<p>\u201cSecara alami jemaah haji Indonesia yang berhaji di atas 50 tahun jika mereka mendaftar di usia 30-40 tahun,\u201d kata Nawawi.<\/p>\n<p>Nawawi juga mengapresiasi konsep istitha\u2019ah kesehatan pada pelaksanaan haji tahun ini. Konsep tersebut bermakna hanya lansia yang secara medis mampu melaksanakan haji saja yang layak berangkat ke tanah suci.<\/p>\n<p>Dengan konsep tersebut, jemaah lansia yang berangkat umumnya secara fisik sehat untuk menjalani rangkaian rukun dan wajib haji yang padat di tengah cuaca gurun pasir yang panas.<\/p>\n<p>Menurut Nawawi, Kemenag dapat mempertahankan konsep yang telah terbukti baik di tahun mendatang dan memperbaiki hal-hal yang masih kurang.<\/p>\n<p>\u201cTentu tidak ada gading yang retak, Kemenag harus melakukan perbaikan terus-menerus melalui evaluasi internal dan eksternal,\u201d kata Nawawi.<\/p>\n<p>Kemenag dapat meningkatkan koordinasi dengan tentara dan polisi Arab Saudi untuk dapat bersinergi membantu jemaah.<\/p>\n<p>\u201cSelama ini masih terkesan berjalan sendiri-sendiri meskipun petugas haji asal Indonesia telah diberikan seragam,\u201d kata Nawawi.<\/p>\n<p>Sinergi dapat berupa penjagaan bersama atau pos kesehatan bersama di titik-titik kritis yang menjadi tempat jemaah terpisah dari rombongan atau jemaah kelelahan.<\/p>\n<p>Nawawi optimis penguatan sinergis antara Kemenag dengan Pemerintah Arab Saudi semakin lebar karena kekuatan lobi Menteri Agama yang terbukti memiliki posisi tawar yang tinggi.<\/p>\n<p>\u201cTahun ini Indonesia diberi tambahan kuota jumlah petugas haji 500 orang untuk penguatan petugas haji reguler. Itu berkat kekuatan lobi yang luar biasa,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Nawawi percaya kekuatan tersebut akan semakin meningkat di tahun-tahun mendatang. <strong>(srv)<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.indopos.co.id\/nasional\/2024\/06\/23\/inovasi-kemenag-gema-mathlaul-anwar-apresiasi-murur-muzdalifah-untuk-haji-lansia\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LIPUTANPUBLIK.ONLINE \u2013 Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gema Mathla\u2019ul Anwar (DPP GEMA MA) Ahmad Nawawi SSi menyambut baik inovasi Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) yang menyediakan layanan murur Muzdalifah pada malam 10 Dzulhijah atau setelah wukuf di Arafah untuk jemaah haji lanjut usia (lansia) dan sakit. Murur secara bahasa bermakna melintas. Dengan inovasi tersebut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4060,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-4059","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"relative_dates":{"created":"2 years ago","modified":"2 years ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4059","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4059"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4059\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4060"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4059"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4059"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4059"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}