{"id":3996,"date":"2024-06-22T21:16:47","date_gmt":"2024-06-22T21:16:47","guid":{"rendered":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/06\/22\/harganas-ke-31-pj-gubernur-banten-ketahanan-keluarga-basis-aktivitas-sehari-hari\/"},"modified":"2024-06-22T21:16:47","modified_gmt":"2024-06-22T21:16:47","slug":"harganas-ke-31-pj-gubernur-banten-ketahanan-keluarga-basis-aktivitas-sehari-hari","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/06\/22\/harganas-ke-31-pj-gubernur-banten-ketahanan-keluarga-basis-aktivitas-sehari-hari\/","title":{"rendered":"Harganas Ke-31, Pj Gubernur Banten: Ketahanan Keluarga Basis Aktivitas Sehari-hari"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong>LIPUTANPUBLIK.ONLINE<\/strong> \u2013 Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan keluarga menjadi hal mendasar sebagai tata kehidupan sehari-hari. Sehingga diharapkan dapat mendorong dan mewujudkan ketahanan keluarga.<\/p>\n<p>\u201cKarena keluarga adalah basis dari tata kehidupan sehari-hari kita dalam berumah tangga. Maka kita peringati hari keluarga nasional ini tentunya dengan makna kita ingin ada ketahanan keluarga,\u201d ungkap Al Muktabar usai membuka peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-31 Tingkat Provinsi Banten di Pusat Pemerintahan Kota Cilegon, Sabtu (22\/6\/2024).<\/p>\n<p>Dikatakan, keluarga menjadi basis dasar dari segala aktivitasnya. Maka hal tersebut harus didorong agar dapat mewujudkan keluarga yang mandiri, baik secara ekonomi, sosial budaya dan lain sebagainya.<\/p>\n<p>\u201cJadi tidak hanya ketahanan keluarga tetapi juga kedaulatan keluarga secara utuh,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Tidak hanya itu, kata Al Muktabar, keluarga juga memiliki peran penting dalam rangka penanganan dan pencegahan stunting.<\/p>\n<p>\u201cKeluarga menjadi penguat kita dalam berbagai aspek,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p>Sementara, Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN, Wahidin mengatakan, peringatan Hari Keluarga Nasional ke-31 tahun 2024 mengusung tema \u2018Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045\u2019.<\/p>\n<p>\u201cUntuk menggapai cita-cita menuju Indonesia Emas itu, tentu dimulai dari bagaimana upaya meningkatkan kualitas keluarga, agar semua anak-anak yang lahir dipastikan tidak mengalami stunting,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>\u201cPenanganan stunting ini dapat menentukan 20 tahun ke depan. Maka hal ini menjadi penting untuk dilakukan secara bersama,\u201d sambungnya.<\/p>\n<p>Ditempat yang sama, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten Rusman Effendi menyampaikan pembangunan keluarga penting dilakukan, lantaran keluarga menjdi tempat utama pendidikan khususnya bagi generasi penerus.<\/p>\n<p>\u201cKeluarga memiliki delapan fungsi strategis, yakni fungsi keagamaan, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi dan pembinaan lingkungan,\u201d pungkasnya. (<strong>yas<\/strong>)<\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.indopos.co.id\/nusantara\/2024\/06\/22\/harganas-ke-31-pj-gubernur-banten-ketahanan-keluarga-basis-aktivitas-sehari-hari\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LIPUTANPUBLIK.ONLINE \u2013 Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan keluarga menjadi hal mendasar sebagai tata kehidupan sehari-hari. Sehingga diharapkan dapat mendorong dan mewujudkan ketahanan keluarga. \u201cKarena keluarga adalah basis dari tata kehidupan sehari-hari kita dalam berumah tangga. Maka kita peringati hari keluarga nasional ini tentunya dengan makna kita ingin ada ketahanan keluarga,\u201d ungkap Al Muktabar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3997,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-3996","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"relative_dates":{"created":"2 years ago","modified":"2 years ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3996","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3996"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3996\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3997"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3996"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3996"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3996"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}