{"id":3942,"date":"2024-06-20T06:23:26","date_gmt":"2024-06-20T06:23:26","guid":{"rendered":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/06\/20\/panen-tebu-picu-kenaikan-daya-beli-hewan-kurban-dompet-dhuafa\/"},"modified":"2024-06-20T06:23:26","modified_gmt":"2024-06-20T06:23:26","slug":"panen-tebu-picu-kenaikan-daya-beli-hewan-kurban-dompet-dhuafa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/06\/20\/panen-tebu-picu-kenaikan-daya-beli-hewan-kurban-dompet-dhuafa\/","title":{"rendered":"Panen Tebu Picu Kenaikan Daya Beli Hewan Kurban Dompet Dhuafa"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong>LIPUTANPUBLIK.ONLINE<\/strong> \u2013 Peningkatan daya beli masyarakat di Situbondo mempengaruhi permintaan hewan kurban hingga saat ini (Selasa, 18\/6\/2024). Hal tersebut turut mendongkrak ekonomi sentra ternak Dompet Dhuafa di Jawa Timur.<\/p>\n<p>Artijo salah satu peternak dari kelompok Kembeng Makmur di Desa Awar-awar, Kecamatan Asembagus, Situbondo.<\/p>\n<p>\u201cSaat ini pekurban dari Dompet Dhuafa sudah menyerap 60% (persen) dari ketersediaan ternak kami. Alhamdulillah pada Iduladha tahun ini juga bersamaan dengan panen tebu, sehingga ekonomi masyarakat di sekitar juga membaik. Hal ini cukup berpengaruh terhadap permintaan hewan kurban pada kami, \u201d ujar Artijo.<\/p>\n<p>\u201cMayoritas masyarakat di wilayah Situbondo banyak mengandalkan hasil tani salah satunya sektor tebu. Ketika panen dan hasil melimpah, maka ekonomi secara langsung akan terdongkrak. Selain itu harga tebu yang stabil juga mempengaruhi daya beli masyarakat dalam berkurban,\u201d tambah Artijo.<\/p>\n<p>Pada tahun ini, kelompok Kembeng Makmur berhasil dengan ternak mencapai 500 ekor doka. Selain hal tersebut, pada kelompok Kembeng Makmur juga menciptakan saluran pipanisasi berupa kotoran hewan untuk disalurkan ke sentra-sentra pertanian yang berada di sekitar kandang ternak. Sebagai bagian penyuplai pupuk organik.<\/p>\n<p>\u201cKami bersyukur hasil panen yang melimpah dan harga tebu yang stabil membuat kami bisa berkurban hari ini, meskipun mendadak dalam pembelian hewan kurban, namun tidak mengurangi niat kami untuk berkurban,\u201d ujar Mulia, pembeli hewan kurban yang datang langsung ke kandang.<\/p>\n<p><strong>Tentang Dompet Dhuafa<\/strong><\/p>\n<p>Dompet Dhuafa adalah lembaga filantropi islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya, welasasih (filantropis) dan wirausaha sosial. Sudah berjalan lebih tiga dekade (31 tahun), Dompet Dhuafa berkontribusi menghadirkan layanan bagi pemberdayaan dan pengembangan umat melalui lima pilar program yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, dakwah dan budaya, serta CSR. <strong>(adv)<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.indopos.co.id\/nusantara\/2024\/06\/20\/panen-tebu-picu-kenaikan-daya-beli-hewan-kurban-dompet-dhuafa\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LIPUTANPUBLIK.ONLINE \u2013 Peningkatan daya beli masyarakat di Situbondo mempengaruhi permintaan hewan kurban hingga saat ini (Selasa, 18\/6\/2024). Hal tersebut turut mendongkrak ekonomi sentra ternak Dompet Dhuafa di Jawa Timur. Artijo salah satu peternak dari kelompok Kembeng Makmur di Desa Awar-awar, Kecamatan Asembagus, Situbondo. \u201cSaat ini pekurban dari Dompet Dhuafa sudah menyerap 60% (persen) dari ketersediaan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3943,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-3942","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"relative_dates":{"created":"2 years ago","modified":"2 years ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3942","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3942"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3942\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3943"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3942"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3942"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3942"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}