{"id":3894,"date":"2024-06-19T13:17:31","date_gmt":"2024-06-19T13:17:31","guid":{"rendered":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/06\/19\/pakar-bilang-miris-biaya-haji-reguler-mahal-tapi-fasilitas-di-mina-tak-memadai\/"},"modified":"2024-06-19T13:17:31","modified_gmt":"2024-06-19T13:17:31","slug":"pakar-bilang-miris-biaya-haji-reguler-mahal-tapi-fasilitas-di-mina-tak-memadai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/06\/19\/pakar-bilang-miris-biaya-haji-reguler-mahal-tapi-fasilitas-di-mina-tak-memadai\/","title":{"rendered":"Pakar Bilang Miris, Biaya Haji Reguler Mahal Tapi Fasilitas di Mina tak Memadai"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><a data-mil=\"266351\" href=\"https:\/\/www.indopos.co.id\/\"><strong>LIPUTANPUBLIK.ONLINE<\/strong><\/a> \u2013 Selama ibadah haji 2024, banyak jemaah haji Indonesia menghadapi kesulitan besar terkait fasilitas tempat tidur di Mina. Meskipun telah membayar biaya yang tinggi, kondisi di Mina sangat tidak memadai.<\/p>\n<p>Pernyataan tersebut diungkapkan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat melalui gawai, Rabu (19\/6\/2024).<\/p>\n<p>Ia mengatakan, para jemaah haji reguler menghadapi over kapasitas tenda dan gangguan pada sistem pendingin udara. Banyak tenda di Zona 3 dan 4 di Mina Qadim harus menampung sekitar 241.000 jemaah.<\/p>\n<p>\u201cKarena tidak cukup untuk menampung semua jemaah mereka harus tidur di luar tenda,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Selain itu, lanjut dia, AC di beberapa tenda mengalami kerusakan atau tidak berfungsi. Sehingga membuat suhu di dalam tenda sangat panas dan tidak nyaman. Kondisi ini, menurutnya, sebagai penyelenggara Kementerian Agama (Kemenag) tak bisa memastikan kenyamanan dan keamanan jemaah.<\/p>\n<p>\u201cPara jemaah haji reguler merasa kecewa dan miris melihat kondisi ini. Mereka telah membayar biaya yang semakin mahal setiap tahunnya, namun fasilitas yang mereka dapatkan sangat jauh dari harapan,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>\u201cKesulitan-kesulitan ini menambah beban fisik dan mental mereka selama menjalankan ibadah haji, yang seharusnya menjadi pengalaman spiritual yang nyaman dan khusyuk,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p>Tim Pengawas Haji DPR menemukan banyak jemaah yang tidur di luar tenda dan mendesak perbaikan segera. Namun tidak bisa memberikan solusi yang efektif.<\/p>\n<p>\u201cKarena tim pengawas haji DPR ini dibiayai dari dana keuntungan BPKH dan memproleh banyak fasilitas dari Kementerian Agama,\u201d katanya.<\/p>\n<p>\u201cDPR semestinya memiliki dana mandiri dan melepas semua fasilitas haji dari penyelenggara Haji untuk menjalankan fungsi pengawasan secara independen dan lebih efektif,\u201d imbuhnya. <strong>(nas)<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.indopos.co.id\/nasional\/2024\/06\/19\/pakar-bilang-miris-biaya-haji-reguler-mahal-tapi-fasilitas-di-mina-tak-memadai\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LIPUTANPUBLIK.ONLINE \u2013 Selama ibadah haji 2024, banyak jemaah haji Indonesia menghadapi kesulitan besar terkait fasilitas tempat tidur di Mina. Meskipun telah membayar biaya yang tinggi, kondisi di Mina sangat tidak memadai. Pernyataan tersebut diungkapkan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat melalui gawai, Rabu (19\/6\/2024). Ia mengatakan, para jemaah haji reguler menghadapi over [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3895,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-3894","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"relative_dates":{"created":"2 years ago","modified":"2 years ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3894","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3894"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3894\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3895"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3894"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3894"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3894"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}