{"id":3840,"date":"2024-06-18T17:01:26","date_gmt":"2024-06-18T17:01:26","guid":{"rendered":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/06\/18\/gantikan-platform-x-roy-suryo-banyak-yang-ragukan-keamanan-situs-elaelo\/"},"modified":"2024-06-18T17:01:26","modified_gmt":"2024-06-18T17:01:26","slug":"gantikan-platform-x-roy-suryo-banyak-yang-ragukan-keamanan-situs-elaelo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/06\/18\/gantikan-platform-x-roy-suryo-banyak-yang-ragukan-keamanan-situs-elaelo\/","title":{"rendered":"Gantikan Platform X, Roy Suryo: Banyak yang Ragukan Keamanan Situs Elaelo"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong>LIPUTANPUBLIK.ONLINE<\/strong> \u2013 Pemerhati Media Sosial yang juga Pemerhati Telematika, Multimedia, AI dan OCB Independen Roy Suryo mengatakan, saat ini netizen ramai dengan kemunculan Website bernama \u201cElaelo\u201d yang memiliki domain elaelo.id (bukan go.id).<\/p>\n<p>Nama domain tersebut, menurut dia, dibuat pada Desember 2023. Dan terregistrasi atas nama PT Aksara Data Digital yang beralamat di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan.<\/p>\n<p>\u201cSekali lagi saya mempertanyakan kelas domain yang dipakai (langsung hanya .id bukan go.id) padahal jelas-jelas sekarang ada lambang Garuda Pancasila di Frontpage Websitenya tersebut,\u201d kata Roy Suryo kepada LIPUTANPUBLIK.ONLINE, Selasa (18\/6\/2024).<\/p>\n<p>Ia mengungkapkan, bila ditelisik situs tersebut terpantau muncul di Internet pada awal Maret kemarin. Dan saat itu sudah memasang foto Guy Fawkes namun tulisan \u201cWelcome to elaelo \u2013 Medsos Lokal Pengganti X\/Twitter\u201d dan logo Burung Garuda belum muncul.<\/p>\n<p>Baru, lanjut dia, pada Senin (17\/6\/2024) kemarin tampilannya menjadi tampak \u201cresmi\u201d seperti sekarang ini. \u201cTetapi terus terang banyak yang meragukan keabsahan dan keamanan dari situs Elaelo ini,\u201d katanya.<\/p>\n<p>\u201cKarena tidak diketahui jelas siapa pembuat dan penanggungjawabnya. Maka sangat riskan bilamana Netizen memasukkan email pribadi yang berujung bisa dipakai untuk berbagai tindakan kejahatan cyber seperti Phishing, Hacking, hingga banyak lagi,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p>Dia mempertanyakan apakah situs tersebut asli benar-benar dibuat oleh pemerintah? Karena ada Lambang Negara Garuda Pancasila.<\/p>\n<p>\u201cSebaiknya kita menunggu release resmi dari Kemkominfo, syukur-syukur diumumkan sendiri oleh Menkominfo, Budi Arie Setiadi. Sebagai pertanggungjawaban resmi pemerintah, jika benar-benar menutup Platform X\/ Twitter di Indonesia,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>\u201cNamun bila tidak resmi, sebaiknya Pemerintah juga tegas bersikap atas kemunculan situs Elaelo ini,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p>Ia menuturkan, hingga Senin (17\/6\/2024) siang situs Elaelo sudah hilang dari internet dengan pesan bertuliskan \u201cThis Account Has Been Suspended!\u201d atau \u201cAkun ini telah Ditangguhkan!\u201d saat diakses via browser Google, Opera.<\/p>\n<p>\u201cJadi Pemerintah harus mempertimbangkan betul sebelum menutup total salah satu Platform,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>\u201cApalagi sebelumnya pemerintah sudah pernah mengalokasikan anggaran besar ratusan miliar untuk pembelian Mesin AIs yang bisa berjalan dengan AI (Artificial Intelligence),\u201d imbuhnya. (<strong>nas<\/strong>)<\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.indopos.co.id\/nasional\/2024\/06\/18\/gantikan-platform-x-roy-suryo-banyak-yang-ragukan-keamanan-situs-elaelo\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LIPUTANPUBLIK.ONLINE \u2013 Pemerhati Media Sosial yang juga Pemerhati Telematika, Multimedia, AI dan OCB Independen Roy Suryo mengatakan, saat ini netizen ramai dengan kemunculan Website bernama \u201cElaelo\u201d yang memiliki domain elaelo.id (bukan go.id). Nama domain tersebut, menurut dia, dibuat pada Desember 2023. Dan terregistrasi atas nama PT Aksara Data Digital yang beralamat di bilangan Kuningan, Jakarta [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3841,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-3840","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"relative_dates":{"created":"2 years ago","modified":"2 years ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3840","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3840"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3840\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3841"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3840"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3840"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3840"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}