{"id":3783,"date":"2024-06-18T01:13:58","date_gmt":"2024-06-18T01:13:58","guid":{"rendered":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/06\/18\/tambang-saham-www-indopos-co-id\/"},"modified":"2024-06-18T01:13:58","modified_gmt":"2024-06-18T01:13:58","slug":"tambang-saham-www-indopos-co-id","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/06\/18\/tambang-saham-www-indopos-co-id\/","title":{"rendered":"Tambang Saham &#8211; www.indopos.co.id"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong>LIPUTANPUBLIK.ONLINE<\/strong> \u2013 Ormas itu seperti negara: pengurusnya selalu berganti. Ini yang membuat ormas tidak bisa seperti perusahaan swasta.<\/p>\n<p>Lamanya masa jabatan pengurus ormas juga tergantung anggaran dasar dan rumah tangganya.<\/p>\n<p>Ada yang satu tahun, ada yang lima tahun.<\/p>\n<p>Pun aturan periodesasinya: berapa periode seseorang boleh jadi ketua umum. Ada yang hanya boleh satu periode. Atau dua. Atau tanpa batas.<\/p>\n<p>Di NU rasanya tidak ada batasan periode. Almarhum KH Idham Chalid pernah jadi ketua umum selama hampir 20 tahun. Terakhir beliau menjabat Ketua DPR-RI.<\/p>\n<p>Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jatim yang lalu, menjabat ketua umum Muslimat NU juga hampir 20 tahun. Sampai sekarang.<\/p>\n<p>Sebelum Khofifah, lebih lama lagi. Mahmudah Mawardi bahkan menjadi ketum Muslimat selama 29 tahun.<\/p>\n<p>Saya belum tahu apa bentuk badan hukum yang akan mengelola tambang batu bara milik NU nanti.<\/p>\n<p>Apakah NU akan membentuk perseroan terbatas (PT), atau membentuk yayasan, atau membentuk koperasi.<\/p>\n<p>Saya dengar NU lagi menyiapkan skema besar untuk kiprah ekonominya. NU tidak hanya akan membentuk satu PT di bidang tambang batu bara, tapi juga PT-PT lain untuk berbagai bidang usaha.<\/p>\n<p>Misalnya PT untuk menjadi holding usaha-usaha bidang rumah sakit.<\/p>\n<p>Bagaimana kalau pengurus PBNU-nya harus berganti? Apakah PT milik NU akan senasib dengan BUMN \u2013direksinya sering berganti?<\/p>\n<p>Kabarnya, pemegang saham di PT milik NU itu nanti tidak hanya PBNU \u2013yang bentuk badan hukumnya adalah perkumpulan. Akan ada pemegang saham lain: koperasi pengurus PBNU.<\/p>\n<p>Person-person pengurus PBNU yang sekarang, akan membentuk koperasi. Mulai pengurus inti sampai yang di seksi-seksi.<\/p>\n<p>Kelak, kalau terbentuk pengurus baru, pengurus baru pun akan dimasukkan ke anggota koperasi.<\/p>\n<p>Demikian seterusnya.<\/p>\n<p>Anggota koperasi pun kian lama kian banyak.<\/p>\n<p>Fungsi koperasi pengurus ini untuk menjaga kelangsungan misi perusahaan. Agar jangan terjadi: ganti pengurus ganti kebijakan.<\/p>\n<p>Tentu pada saatnya bisa juga terjadi: semua pengurus wilayah dan cabang sampai ranting menjadi anggota koperasi.<\/p>\n<p>Saya masih sulit mencerna ide koperasi pengurus sebagai salah satu pemegang saham di PT \u2018pertambangan batu bara\u2019 milik NU tersebut.<\/p>\n<p>Keanggotaan koperasi sifatnya adalah perorangan. Dengan demikian kalau PT pertambangan batu bara tersebut membagi laba (deviden), koperasi akan mendapat deviden.<\/p>\n<p>Untuk apa deviden yang diterima koperasi? Tentu terserah hasil rapat anggota koperasi. Bisa saja uang tersebut untuk modal usaha koperasi. Misalnya: koperasi punya usaha tongkang untuk mengangkut batu bara. Lalu usaha itu maju. Koperasi punya banyak uang.<\/p>\n<p>Uangnya untuk apa?<\/p>\n<p>Terserah anggota. Bisa saja untuk usaha yang lain lagi. Atau dijadikan sisa hasil usaha: dibagi di antara anggota.<\/p>\n<p>Kalau itu yang terjadi, jangan-jangan, kelak, jadi pengurus NU itu enak. Mereka bisa jadi anggota koperasi. Dapat sisa hasil usaha. Lalu rebutan jadi pengurus NU. Saling sikut.<\/p>\n<p>Fitnah.<\/p>\n<p>Merumuskan siapa pemegang saham PT milik NU rupanya akan lebih sulit dibanding menunjuk siapa yang akan jadi dewan komisaris dan dewan direksi di PT itu nanti.<\/p>\n<p>Tentu saya boleh usul: tiap ranting NU mendirikan koperasi.<\/p>\n<p>Kelak, kalau PT tambang batu bara NU sudah berjalan, PT tersebut \u2018go public terbatas\u2019.<\/p>\n<p>Semua koperasi ranting NU menjadi pemegang saham di PT tersebut.<\/p>\n<p>Status PT pun berubah menjadi perusahaan publik tanpa harus memperdagangkan saham di lantai bursa.<\/p>\n<p>Dengan demikian PT tambang batu bara NU akan tunduk pada UU Pasar Modal. Termasuk punya kewajiban taat pada asas keterbukaan. Lebih transparan.(<strong>Dahlan Iskan<\/strong>)<\/p>\n<p>Komentar Dahlan Iskan di Disway Edisi 17 Juni 2024 Berjudul: Tambang Franklin<\/p>\n<p><strong>Ummi Hilal<\/strong><br \/>Thawaf mengelilingi Ka\u2019bah di Baytul Muharram,kami belum ditakdirkan ke sana. Belum kuasa untuk sujud di dalam Masjidil Aqsa di Palestina. Belum bisa bershalawat sampai menangis haru di Raudhah,Masjid Nabawi,Madinah. Karenanya,kami lingkari hati dengan asma Alloh. Sujudkan jiwa. Pikiran mengenang para Nabi,Lidah dan bibir melantunkan shalawat bersama. Adam pembangun Ka\u2019bah,Ibrahim dan Ismail yang meninggikan, sampai Rasul Muhammad yang meletakkan (kembali) batu hitam dari sorga ke sudut tenggara. Kami (akan) penuhi panggilan-Mu. Semoga. LabbaykAllohumma labbayKa.<\/p>\n<p><strong>M.Zainal Arifin<\/strong><br \/>Tingkat darurat nya tentu beda. Antara nyembelih babi dg baca BismiLlaah, sedang daging yg lain berlimpah, Dg beri yg bergambar Sukarno Hatta, untuk urusan dg instansi. Dg instansi bisa karena chaq kita yg terhambat, mau dirampas. Sekitar sebulan yl saya juga serahkan uang ke oknum 15 jt rp + 15 jt rp. Karena terpaksa. Uang tolak balak, kata orang2 Kemenag.<\/p>\n<p><strong>djokoLodang<\/strong><br \/>-o\u2013 \u2026 Untuk semua itu NU tidak cukup dibantu para konsultan. NU perlu bantuan Bung Karno dan Bung Hatta. Bahkan mungkin perlu bantuan Presiden Amerika Serikat terhebat dalam sejarah: Benjamin Franklin. \u2026 * dilengkapi Apel Malang dan Apel Washington. \u2013jL-<\/p>\n<p><strong>ALI FAUZI<\/strong><br \/>Agar semua tahapan proses A s\/d Z lancar dan jaya, ada satu hal yang mungkin Pak DIS lupa menulisnya: PBNU perlu minta warga nahdliyin untuk makin rajin tahlilan, istighosah dan sholawatan.<\/p>\n<p><strong>thamrindahlan<\/strong><br \/>Secara tidak langsung pemuka ulama NU setelah membaca pengalaman begitu rumitnya menyediakan rupiah dan dollar maka diputuskan terima bersih. Tinggal negosiasi berapa persen. Tetap bisa konsentrasi membina jamaah syukur syukur dana dari tambang batu bara mampu menurunkan angka kemelaratan Dunia oh dunia betapa godaan pemerintah ini menambah nambah pikiran ulama sehingga terganggu luang waktu berdzikir. Salam Salaman<\/p>\n<p><strong>Wilwa<\/strong><br \/>Bila Benjamin Franklin terkenal sebagai penemu \u201clistrik\u201d dengan main layangan maka Thomas Paine adalah penemu jembatan besi dengan arsitektur melengkung yang terkenal itu. Benjamin Franklin adalah idola rakyat Amerika sedangkan Thomas Paine adalah orang yang paling dimusuhi rakyat Amerika akibat The Age of Reason. Padahal Benjamin Franklin adalah yang mengundang Quaker ini ke Amerika untuk membantu merintis surat kabar di Amerika. Thomas Paine terbukti sukses dengan surat kabar yang digemari rakyat Amerika berkat tulisan tajam mengkritik monarki UK. Puncaknya adalah Common Sense. Sebuah buku yang dicetak hingga beratus ribu yang membakar semangat rakyat Amerika untuk merdeka dari \u201cpenjajahan\u201d Inggris. Tak heran bila Thomas Paine diganjar hukuman mati atas tulisannya itu oleh monarki Inggris. Seumur hidupnya Thomas Paine tak berani kembali ke tanah kelahirannya. Tapi malah mengembara ke Perancis sebagai semacam duta besar Amerika dan turut serta membakar Revolusi Perancis 1789. Paine bahkan sempat bersahabat dengan Napoleon yang mengaku sebagai penggemar Common Sense tapi kemudian mengecam Napoleon yang kemudian berupaya mendirikan kembali monarki di Perancis yang sudah runtuh<\/p>\n<p><strong>Wilwa<\/strong><br \/>The Age of Reason adalah karya kontroversial Thomas Paine setelah USA berdiri. Thomas Paine dalam bukunya itu menyarankan manusia untuk menggunakan nalar atau akal sehatnya untuk menolak tiga agama dari Timur Tengah itu yang menurut Thomas Paine adalah fiksi penuh dongeng. Perlu dimengerti bahwa kala itu science mulai berkembang dan menjadi bahan pembicaraan orang terpelajar termasuk Franklin, Washington, Jefferson. Tapi mereka bertiga walau sama-sama berpikir merdeka dari Inggris, slavery, religion, tapi mereka bertiga tak selugas dan segila Thomas Paine yang sampai berani menulis pemikiran liberal\/free\/merdeka dalam The Age of Reason yang menghebohkan dan langsung dihujat habis oleh hampir seluruh rakyat Inggris maupun Amerika. Liberty atau kemerdekaan terutama dalam berekspresi bagaimanapun juga adalah value dari Revolusi Amerika 1776 yang disusul dengan Revolusi Perancis 1789: Liberte, Egalite, Fraternite. Meruntuhkan monarki Perancis. Dan karya kontroversial Thomas Paine ini adalah salah satu bahan bakarnya.<\/p>\n<p><strong>Wilwa<\/strong><br \/>Benjamin Franklin bukan presiden Amerika Serikat. Perintis kemerdekaan betul. Sama seperti Thomas Paine yang juga perintis kemerdekaan Amerika Serikat. Mereka berdua punya kemiripan. Kelahiran England tapi kemudian merantau ke Amerika. Menjadi penerbit surat kabar atau bekerja di surat kabar. Kayak \u4f59\u4e16\u7518. Dua orang ini kenal dekat dengan dua orang Inggris kelahiran Amerika: George Washington dan Thomas Jefferson. Yang satu militer dan yang satunya lagi sipil. Presiden pertama dan presiden ketiga. Benjamin Franklin dan Thomas Paine adalah \u201cperusuh\u201d alias \u201cprovokator\u201d yang membakar semangat George Washington dan Thomas Jefferson untuk merdeka dari United Kingdom dan mendirikan United States. Benjamin Franklin diabadikan dalam USD 100. Washington dalam USD 1, Jefferson dalam USD 2. Sedangkan Paine provokator nomor satu yang membakar semangat merdeka jadi anak tiri. Karena Paine kemudian terkenal sebagai freethinker yang mengolok-olok agama Yahudi-Kristen-Islam.<\/p>\n<p><strong>Agus Suryonegoro III \u2013 \u963f\u53e4\u65af\u00b7\u82cf\u7ea6\u8bfa<\/strong><br \/>SEKJEN PBB DICOPOT DARI JABATANNYA SAAT LAGI DI SWISS.. Sempat kaget, baca judul berita: Sekjen PBB dicopot jabatannya saat lagi di Swiss. Kaget banget, karena di \u201cdunia\u201d lagi ada dua perang besar, yang jika salah \u201cpengelolaannya\u201d, bisa berkembang menjadi perang dunia, yaitu: 1). Perang Ukraina. 2). Perang Israel vs Hamas. Sempat terpikir juga, mengapa Sekjen PBB tidak di posnya di New York, tidak di Gaza, tidak di Ukraina. Jadi, ngapain di Swiss.. Pikiran langsung berharap, semoga usulan, entah usulan siapa, Presiden Jokowi, segera setelah serah terima kepada Presiden Prabowo, langsung bisa menempati Sekjen PBB. ### Ternyata, yang dicopot adalah Sekjen Partai Bulan Bintang (PBB) Indonesia, Afriansyah Noor. Dan yang mencopot adalah Pj. Ketum PBB Indonesia, Fahri Bachmid..<\/p>\n<p><strong>Handoko Luwanto<\/strong><br \/>Merespon kak Yellow Bean kemarin, jurnal komen Disway bisa dilihat pada https:\/\/codingme.id\/chd dengan mengisi kolom File ID 6 digit kode CHD hari itu. Sperti hari ini kodenya 793696. Jika ada yg kurang jelas, silakan chat ke WA 082143731913. Sudah beberapa hari sy lihat kosong kolom File ID nya.<\/p>\n<p><strong>Bahtiar HS<\/strong><br \/>Omon-omon, hari ini CHD Pak Bos Dahlan masih bicara soal NU dan tambang. Kemarin katanya gethuk. Hari ini mewanti-wanti soal perlunya gambar Bung Karno atau malah Benjamin Franklin untuk ini itu. Lha kalau perlunya gambar Bung Karno dan Benjamin Franklin, apalagi dalam jumlah banyak, apa ya bisa dibayar dengan gethuk? Jare Cak Kartolo, terus sak piro gedhene gethuk-e? \ud83d\ude42<\/p>\n<p><strong>Gregorius Indiarto<\/strong><br \/>Mudah mudahan kehadiran Bung Karno dan Franklin tidak seperti seorang ibu yang memberi makan pada anak balitanya. SUAP!!<\/p>\n<p><strong>mohammad anwar<\/strong><br \/>Kanada underestimate dg PBNU, ya karena NU didirikan bukan untuk mengambil peranan basis secara langsung dalam bidang agama, pendididkan, sosial dan muamalah itulah NU didirikan, untuk urusan bisnis serahkan perguruan tinggi NU atau badan usaha yg berafiliasi NU yg menjalankan, NU harus bisa usaha tapi bersifat sekunder\u2026. Tapi kepercayaan terhadap orang NU oleh Negara patut diacungi 10 jempol<\/p>\n<p><strong>Juve Zhang<\/strong><br \/>Yg akan di danai perbankan adalah Energi Hijau\u2026Yaitu..Air\u2026panas Bumi\u2026panas Matahri\u2026Angin\u2026Kalau Batubara maaf sudah dititup pintunya\u2026anda Google saja\u2026Semua Ingin Energi Hijau\u2026Energi Batubara sudah lewat masanya\u2026ormas belum tahu\u2026atau ada PohonDuit yg memang juga diberikan Satu Paket\u2026kalaupun Pohon Fulus buahnya lebat\u2026mau dijual kemana Hasil Batubaranya???<\/p>\n<p><strong>Lagarenze 1301<\/strong><br \/>Santai sejenak. Benjamin Franklin dan George Washington masuk ke lounge dan duduk di sebelah Trump. Franklin menoleh ke Trump dan berkata: \u201cSaya merasa ketika Anda memimpin negara ini, Anda tidak memahami nilai-nilai Amerika, terutama kebebasan.\u201d Trump melihat ke arah Franklin, mengambil dompet, dan memberinya uang pecahan 100 dolar AS. Trump berkata: \u201cTentu saja. Uang menguasai dunia ini, Tuan Franklin. Hanya itu yang perlu saya ketahui!\u201d Trump lalu mengetuk potret Franklin pada uang kertas tersebut. \u201cSekarang tinggalkan aku sendiri!\u201d Franklin mencemooh sikap itu dan berjalan keluar lounge. Washington terkejut dan marah. Dengan lantang ia berseru: \u201cAnda tidak boleh begitu saja membeli kebebasan! Negara kita didirikan atas dasar gagasan bahwa kebebasan tidak boleh dikendalikan oleh dompet! Saya ingin Anda mengetahui bahwa\u2026.\u201d Trump memotong pembicaraan Washington setelah membolak-balik dompetnya, dan berkata: \u201cKamu siapa?\u201d<\/p>\n<p><strong>Udin Salemo<\/strong><br \/>Tak semudah yang dibilang Abah Dis konsultan akan dengan mudah kerjasama dan menerima tawaran. Konsultan dengan reputasi bagus terbukti keahlian dan kepakarannya juga lihat-lihat siapa kliennya. Yang dilihat adalah punya kapasitas untuk membayar. Konsultan bekerja professional, bukan bekerja lillahi ta\u2019ala. Artinya anda tak punya uang, ya, wassalam. Mereka tak akan mempan diiming-imingi bebas dosa, maupun tiket surga. Apalagi kalau selama ini you gak punya background soal tambang. Hanya hibah karena ente ormas. Konsultan mikir 1000x mau terima tawaran ente. Apalagi you gak punya riwayat punya uang ton-tonan, makin pesismis konsultan melihatnya. Entahlah, kalau yang menawarkan pekerjaan misalnya<\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.indopos.co.id\/headline\/2024\/06\/18\/tambang-saham\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LIPUTANPUBLIK.ONLINE \u2013 Ormas itu seperti negara: pengurusnya selalu berganti. Ini yang membuat ormas tidak bisa seperti perusahaan swasta. Lamanya masa jabatan pengurus ormas juga tergantung anggaran dasar dan rumah tangganya. Ada yang satu tahun, ada yang lima tahun. Pun aturan periodesasinya: berapa periode seseorang boleh jadi ketua umum. Ada yang hanya boleh satu periode. Atau [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3784,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-3783","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"relative_dates":{"created":"2 years ago","modified":"2 years ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3783","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3783"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3783\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3784"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3783"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3783"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3783"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}