{"id":2996,"date":"2024-05-16T10:48:57","date_gmt":"2024-05-16T10:48:57","guid":{"rendered":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/05\/16\/polresta-bandara-soetta-luruskan-informasi-soal-adanya-demo-ricuh-di-jalan-parameter-utara\/"},"modified":"2024-05-16T10:48:57","modified_gmt":"2024-05-16T10:48:57","slug":"polresta-bandara-soetta-luruskan-informasi-soal-adanya-demo-ricuh-di-jalan-parameter-utara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/05\/16\/polresta-bandara-soetta-luruskan-informasi-soal-adanya-demo-ricuh-di-jalan-parameter-utara\/","title":{"rendered":"Polresta Bandara Soetta Luruskan Informasi Soal Adanya Demo Ricuh di Jalan Parameter Utara"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong>LIPUTANPUBLIK.ONLINE<\/strong> \u2013 Polresta Bandara meluruskan informasi bahwa demo sekelompok warga di Jalan Parameter Utara yang merupakan akses menuju Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada Rabu (15\/5\/2024) kemarin tidak ada terjadi kericuhan dan berlangsung damai.<\/p>\n<p>\u201cTidak ada kericuhan, demo berlangsung damai. Saat itu, petugas kepolisian yang mengamankan kegiatan tersebut menghimbau masyarakat yang menyampaikan pendapat agar tertib dan tidak menggangu arus lalu lintas\u00a0 pengguna jalan akses tersebut,\u201d ungkap Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Roberto Pasaribu dalam keterangannya, Kamis (16\/5\/2024).<\/p>\n<p>Roberto kembali menegaskan bahwa petugas di lapangan hanya mengawal agar pengunjuk rasa tertib saat menyampaikan aspirasinya dan tidak menggangu pengguna jalan di lokasi tersebut.<\/p>\n<p>\u201cDan kami juga menyampaikan terimakasih atas kerjasamanya menjaga ketertiban, setelah kira-kira 30 menit rekan-rekam menyampaikan aspirasinya, semua membubarkan diri dengan tertib,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, koordinator aksi, Wawan Setiawan mengtakan bahwa demo tersebut menuntut kepada Angkasa Pura II (AP2) selaku pengelola Bandara Soekarno-Hatta untuk membayar bangunan rumah warga yang terkena penggusuran runway tiga pada 2018 silam.<\/p>\n<p>\u201cKami menuntut supaya permasalahan ini diselesaikan secepatnya, jangan sampai kejadian seperti ini berlarut-larut yang notabene ini Bandara Internasional di mana ini gerbang mukanya Indonesia,\u201d kata Wawan di lokasi unjuk rasa, Rabu (15\/5\/2024).<\/p>\n<p>Wawan mengaku heran kepada Angkasa Pura II (AP2) yang sampai saat ini belum bisa menyelesaikan persoalan tersebut. Padahal, bandara kian megah namun masyarakat malah di marginalkan.<\/p>\n<p>\u201cKok sekarang bandaranya megah, runway tiga nya megah, tetapi masyarakat di marginalkan, di miskinkan. Ini kan nggak elgan menurut saya,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Wawan menyadari rumah warga yang terkena gusuran itu berdiri diatas lahan irigasi dan sudah ditempati puluhan tahun. Kendati demikian, semestinya ada uang pengganti bangunan rumah.<\/p>\n<p>\u201cDi situ kan ada dampak sosial di mana tertulis ada dua poin, yang saya lihat di situ pertama diganti pemukiman artinya relokasi, tetapi kan relokasi sudah tidak mungkin karena sekarang mereka sudah pindah ada yang ngontrak. Nah yang kedua ada penggantian sesuai peraturan ini kan bisa didorong untuk menyelesaikan permasalahan ini,\u201d jelasnya. <strong>(gin)<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.indopos.co.id\/megapolitan\/2024\/05\/16\/polresta-bandara-soetta-luruskan-informasi-soal-adanya-demo-ricuh-di-jalan-parameter-utara\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LIPUTANPUBLIK.ONLINE \u2013 Polresta Bandara meluruskan informasi bahwa demo sekelompok warga di Jalan Parameter Utara yang merupakan akses menuju Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada Rabu (15\/5\/2024) kemarin tidak ada terjadi kericuhan dan berlangsung damai. \u201cTidak ada kericuhan, demo berlangsung damai. Saat itu, petugas kepolisian yang mengamankan kegiatan tersebut menghimbau masyarakat yang menyampaikan pendapat agar tertib dan tidak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2997,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-2996","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"relative_dates":{"created":"2 years ago","modified":"2 years ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2996","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2996"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2996\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2997"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2996"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2996"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2996"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}