{"id":2753,"date":"2024-05-12T14:22:11","date_gmt":"2024-05-12T14:22:11","guid":{"rendered":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/05\/12\/terkait-polemik-rencana-kementerian-super-gemuk-ini-kata-jubir-prabowo\/"},"modified":"2024-05-12T14:22:11","modified_gmt":"2024-05-12T14:22:11","slug":"terkait-polemik-rencana-kementerian-super-gemuk-ini-kata-jubir-prabowo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/05\/12\/terkait-polemik-rencana-kementerian-super-gemuk-ini-kata-jubir-prabowo\/","title":{"rendered":"Terkait Polemik Rencana Kementerian &#8220;Super Gemuk&#8221;, Ini Kata Jubir Prabowo"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><a data-mil=\"259667\" href=\"https:\/\/www.indopos.co.id\/\"><strong>LIPUTANPUBLIK.ONLINE<\/strong><\/a> \u2013 Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa saat ini belum ada penentuan jumlah kementerian maupun sosok yang akan mengisi kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran.<\/p>\n<p>Hal itu diutarakan Dahnil dalam menjawab polemik terkait adanya rencana kabinet \u201csuper gemuk\u201d sebanyak 41 kementerian nantinya.<\/p>\n<p>\u201cPak Prabowo sampai dengan detik ini belum ada keputusan menambah atau mengurangi jumlah kursi Kementerian dari yang ada saat ini (Kabinet Jokowi),\u201d kata Dahnil saat dihubungi Indopos.co.id , Minggu (12\/5\/2024).<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, saat ini yang masih dilakukan oleh Prabowo, selaku presiden terpilih 2024 adalah melakukan tahapan menyesuaikan visi misi dan program yang akan diselaraskan dengan nomenklatur kabinet mendatang.<\/p>\n<p>\u201cDalam tahapan itu artinya Bapak Prabowo ingin memastikan semua program-program beliau di akomodir dan bisa diakselerasi melalui kementerian-kementerian yang ada,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>\u201cIstilah dalam bahasanya itu, ya Bapak Prabowo mengikuti kaidah struktur follow goals atau kita menetapkan dulu visi tujuan kita. Yaitu ingin menyelesaikan masalah apa, kemudian baru di institusionalisasikan melalui kementerian-kementerian,\u201d sambungnya.<\/p>\n<p>Setelah itu, katanya, baru akan ditentukan jumlah dan sosok yang akan mengisi jabatan tersebut.<\/p>\n<p>\u201cJadi, siapa orangnya yang tepat duduk di Kementerian ini, Kementerian A,B, C dan sebagainya belum ditentukan sama sekali,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Dia pun menjelaskan bahwa Prabowo terus berupaya merangkul berbagai kelompok buat bekerja sama untuk bangsa, tetapi tidak semuanya akan dilibatkan dalam pemerintahan.<\/p>\n<p>\u201cDalam konteks safari kemudian silahturahmi Pak Prabowo ke partai politik, ke tokoh, itu tidak selalu harus dimaknai merangkul kemudian berada di dalam kabinet, merangkul iya, tapi berada di dalam satu kabinet itu belum tentu,\u201d kata Dahnil.<\/p>\n<p>Dahnil menyampaikan, jika Prabowo mengajak sejumlah parpol di luar koalisi untuk bergabung tentu dengan syarat sudah ditetapkan.<\/p>\n<p>Syarat-syarat itu, kata Dahnil, adalah integritas, kompetensi, dan sepakat dengan visi dan jalan pembangunan yang sudah dirancang Prabowo.<\/p>\n<p>\u201cPak Prabowo tentu punya syarat, tidak membuka pintu begitu saja kemudian berada di dalam,\u201d ujar Dahnil memungkasi. <strong>(dil)<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.indopos.co.id\/headline\/2024\/05\/12\/terkait-polemik-rencana-kementerian-super-gemuk-ini-kata-jubir-prabowo\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LIPUTANPUBLIK.ONLINE \u2013 Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa saat ini belum ada penentuan jumlah kementerian maupun sosok yang akan mengisi kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran. Hal itu diutarakan Dahnil dalam menjawab polemik terkait adanya rencana kabinet \u201csuper gemuk\u201d sebanyak 41 kementerian nantinya. \u201cPak Prabowo sampai dengan detik ini belum ada keputusan menambah atau mengurangi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2754,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-2753","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"relative_dates":{"created":"2 years ago","modified":"2 years ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2753","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2753"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2753\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2754"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2753"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2753"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2753"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}