{"id":2548,"date":"2024-05-11T15:03:32","date_gmt":"2024-05-11T15:03:32","guid":{"rendered":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/05\/11\/ada-peran-indonesia-palestina-kian-dekat-jadi-anggota-pbb\/"},"modified":"2024-05-11T15:03:32","modified_gmt":"2024-05-11T15:03:32","slug":"ada-peran-indonesia-palestina-kian-dekat-jadi-anggota-pbb","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/05\/11\/ada-peran-indonesia-palestina-kian-dekat-jadi-anggota-pbb\/","title":{"rendered":"Ada Peran Indonesia, Palestina Kian Dekat Jadi Anggota PBB"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong>LIPUTANPUBLIK.ONLINE<\/strong> \u2013 Majelis Umum PBB mengambil langkah terobosan dalam pembukaan Sidang Emergency Special Session, dengan mengesahkan pemberian hak-hak istimewa bagi Palestina, Jumat (10\/5\/2024). Sebanyak 143 negara anggota PBB mendukung resolusi menjadikan Palestina anggota PBB.<\/p>\n<p>Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI menyatakan, sidang Majelis Umum itu bermula dari veto satu negara anggota tetap DK PBB atas aplikasi keanggotaan penuh Palestina pada 18 April lalu.<\/p>\n<p>Menanggapi seruan kolektif dari negara-negara Arab, OKI, dan Gerakan Non-Blok, Majelis Umum PBB telah mengambil langkah tegas menuju kemajuan perjuangan Palestina dan upaya perdamaian internasional.<\/p>\n<p>\u201cIni merupakan pertama kalinya, sebuah Observer State diberikan hak dan kewenangan khusus yang mendekati anggota PBB lainnya,\u201d kata Kemenlu RI dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (11\/5\/2024).<\/p>\n<p>Palestina telah menjadi negara pengamat PBB sejak tahun 2012. Keberhasilan tersebut menegaskan dukungan masyarakat dunia yang semakin meningkat bagi perjuangan Palestina.<\/p>\n<p>\u201cPengakuan lebih lanjut Palestina sebagai negara di PBB, dan realisasi solusi dua negara,\u201d ucap Kemenlu.<\/p>\n<p>Resolusi yang berjudul \u201cAdmission of New Members in the United Nations\u201d di co-sponsori 77 negara, termasuk oleh Indonesia, dan mendapat dukungan dari 143 negara anggota PBB.<\/p>\n<p>Beberapa hak dan keistimewaan yang khusus diberikan kepada Palestina antara lain dapat duduk bersama diantara negara anggota PBB, dapat mengajukan resolusi dan menjadi co-sponsor resolusi.<\/p>\n<p>\u201cDapat dipilih menjadi pemimpin sidang Majelis MU PBB dan berbagai komite di bawahnya, dan dapat berpartisipasi penuh dalam lingkup konperensi di PBB dan konperensi internasional di bawah SMU PBB,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Keberhasilan tersebut adalah sebuah terobosan bagi kesetaraan hak bangsa Palestina di tengah bangsa dunia. Di saat yang sama, upaya untuk keanggotaan penuh Palestina di PBB di masa depan akan terus didorong.<\/p>\n<p>\u201cKeberhasilan hari ini juga didukung oleh peran aktif Indonesia, dalam menggalang dukungan negara dari sejumlah kawasan,\u201d imbuhnya. (<strong>dan<\/strong>)<\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.indopos.co.id\/internasional\/2024\/05\/11\/ada-peran-indonesia-palestina-kian-dekat-jadi-anggota-pbb\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LIPUTANPUBLIK.ONLINE \u2013 Majelis Umum PBB mengambil langkah terobosan dalam pembukaan Sidang Emergency Special Session, dengan mengesahkan pemberian hak-hak istimewa bagi Palestina, Jumat (10\/5\/2024). Sebanyak 143 negara anggota PBB mendukung resolusi menjadikan Palestina anggota PBB. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI menyatakan, sidang Majelis Umum itu bermula dari veto satu negara anggota tetap DK PBB atas aplikasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2549,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-2548","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"relative_dates":{"created":"2 years ago","modified":"2 years ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2548","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2548"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2548\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2549"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2548"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2548"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2548"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}