{"id":1800,"date":"2024-05-11T08:32:09","date_gmt":"2024-05-11T08:32:09","guid":{"rendered":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/05\/11\/dukungan-kemerdekaan-palestina-harus-lebih-serius-singgung-sidang-umum-majelis-pbb\/"},"modified":"2024-05-11T08:32:09","modified_gmt":"2024-05-11T08:32:09","slug":"dukungan-kemerdekaan-palestina-harus-lebih-serius-singgung-sidang-umum-majelis-pbb","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/2024\/05\/11\/dukungan-kemerdekaan-palestina-harus-lebih-serius-singgung-sidang-umum-majelis-pbb\/","title":{"rendered":"Dukungan Kemerdekaan Palestina Harus Lebih Serius, Singgung Sidang Umum Majelis PBB"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><a data-mil=\"259449\" href=\"https:\/\/www.indopos.co.id\/\"><strong>LIPUTANPUBLIK.ONLINE<\/strong><\/a> \u2013 Pemerintah Indonesia diminta makin serius meningkatkan, pembelaannya terhadap bangsa Palestina selaku bagian dari masyarakat dunia yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, keagamaan, serta tegaknya hukum internasional.<\/p>\n<p>Menurut Anggota MPR dari Fraksi PKS Amin Ak, sikap tersebut harus diikuti berbagai langkah riil terutama di dunia internasional. Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyetujui pemberian \u201chak dan keistimewaan baru\u201d kepada negara Palestina pada, Jumat (10\/5\/2024).<\/p>\n<p>Tentu membuka jalan menuju status anggota penuh PBB, maka pemerintah Indonesia harus menuntaskan diplomasinya agar Dewan Keamanan PBB menyetujui putusan Majelis Umum PBB tersebut.<\/p>\n<p>\u201cPerjuangan untuk mendukung Palestina secara erat terkait, dengan prinsip-prinsip yang tertuang dalam konstitusi Indonesia,\u201d kata Amin saat menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Balai Desa Tanggul Kulon Kec Tanggul Jember, Sabtu (11\/5\/2024).<\/p>\n<p>Alinea Pertama Pembukaan UUD NRI 1945 menegaskan, pentingnya menghapus semua bentuk penjajahan di seluruh dunia, karena bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan.<\/p>\n<p>Hal itu juga telah diteladani oleh para pendiri bangsa, seperti Soekarno, dalam menegaskan sikap mendukung Palestina merdeka dan menentang penjajahan Israel.<\/p>\n<p>\u201cOleh karena itu, upaya global dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina, sejalan dengan semangat yang dijunjung tinggi dalam konstitusi kita,\u201d ucap Amin.<\/p>\n<p>Ia juga menekankan pentingnya generasi muda memiliki pemahaman yang mendalam tentang Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 (UUD NRI 1945), Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan semangat Bhinneka Tunggal Ika.<\/p>\n<p>Hal pertama yang perlu dipahami adalah posisi pembukaan UUD NRI 1945 yang mengandung prinsip-prinsip dasar negara. Itu membantu menghindari kebingungan dalam memahami konteks sejarah, termasuk pembelaan bangsa Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina.<\/p>\n<p>\u201cPembelaan terhadap Palestina juga, termasuk upaya boikot terhadap produk-produk Israel atau produk-produk terafiliasi dengan Israel, serta perusahaan yang mendanai gerakan zionis,\u201d ujar Amin.<\/p>\n<p>\u201cUpaya disinformasi oleh pendukung Israel semakin marak, sehingga berdampak mengendurnya gerakan boikot di masyarakat,\u201d tambahnya. <strong>(dan)<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.indopos.co.id\/internasional\/2024\/05\/11\/dukungan-kemerdekaan-palestina-harus-lebih-serius-singgung-sidang-umum-majelis-pbb\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LIPUTANPUBLIK.ONLINE \u2013 Pemerintah Indonesia diminta makin serius meningkatkan, pembelaannya terhadap bangsa Palestina selaku bagian dari masyarakat dunia yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, keagamaan, serta tegaknya hukum internasional. Menurut Anggota MPR dari Fraksi PKS Amin Ak, sikap tersebut harus diikuti berbagai langkah riil terutama di dunia internasional. Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyetujui pemberian \u201chak dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1801,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-1800","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"relative_dates":{"created":"2 years ago","modified":"2 years ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1800","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1800"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1800\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1801"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1800"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1800"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpublik.online\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1800"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}